Camat Mande H. Epi Rusmana Perkuat Pelayanan Lewat Program Turun ke Bawah

18 Mei 2026, 08:10:39 WIB PERISTIWA
Camat Mande H. Epi Rusmana Perkuat Pelayanan Lewat Program Turun ke Bawah

Keterangan Gambar : Tampak Camat Mande, Cianjur, H.Epi Rusmana, saat memberikan bantuan kepada Ema Imik di rumahnya.


Pinusnews.id - Camat Mande, H. Epi Rusmana, SH, S.IP, MM, kembali menunjukkan perhatian nyata kepada warganya melalui kunjungan langsung kepada seorang lansia di Desa Kademangan. Baru-baru ini ia mendatangi kediaman Ema Imik, perempuan berusia 71 tahun yang tinggal di Kampung Lembur Kaler RT 004 RW 005. Aksi kunjungan ini bukan sekadar formalitas; ia menjadi simbol kepedulian pemerintahan kecamatan Mande terhadap kelompok rentan yang sering luput dari perhatian.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari Program Turun ke Bawah (TURBA) yang digagas langsung oleh Camat Epi. Program ini dirancang untuk menjembatani jarak antara birokrasi dan masyarakat, menghadirkan layanan, bantuan, serta dialog yang humanis di level paling bawah. Dengan turun ke lapangan, Epi memastikan kebutuhan konkret warga dapat dikenali dan ditindaklanjuti tanpa birokrasi panjang.

Langkah nyata seperti ini bukan hal baru bagi Camat Mande. Sejak menjabat, Epi Rusmana rutin melakukan TURBA sebagai bagian integral dari gaya kepemimpinannya. Konsistensi kegiatan turun langsung menunjukkan komitmen jangka panjang, bukan kampanye sesaat, dan mengukuhkan reputasinya sebagai pemimpin yang responsif dan mudah dijangkau oleh warga.

Baca Lainnya :

Dari sisi administrasi dan pelayanan publik, pendekatan langsung Camat Epi mempermudah proses identifikasi bantuan sosial dan percepatan pelayanan. Kunjungan rumah memungkinkan petugas kecamatan mencatat kondisi riil, merumuskan intervensi yang tepat, dan memetakan prioritas bantuan. Hasilnya adalah pengambilan keputusan yang lebih cepat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Respons masyarakat terhadap kegiatan TURBA ini umumnya positif. Warga merasa didengar dan dihargai ketika pemimpin mereka mau meluangkan waktu datang ke rumah-rumah, bertemu lansia atau keluarga kurang mampu, serta mendengar persoalan sehari-hari. Interaksi semacam ini juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan kecamatan.

Kinerja Camat Mande melalui program TURBA menjadi contoh praktik pelayanan pemerintahan yang dekat dan solutif. Ke depan, keberlanjutan inisiatif ini akan sangat bergantung pada dukungan perangkat desa, masyarakat, dan koordinasi antar-institusi. Bila dipertahankan dan dikembangkan, TURBA bisa menjadi model replikasi bagi kecamatan lain dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment