- Pemkab Cianjur Perkuat Komitmen Anti-Korupsi Melalui Kode Etik dan TPP
- Kejari Cianjur Perkuat Integritas Pengelola Madrasah melalui Pencerahan Hukum
- DTPHP Cianjur Perkuat Kesiapan Koperasi Merah Putih Lewat Sinergi Pertanian
- Disperkim Cianjur Percepat Hunian Aman bagi Warga Terdampak Bencana
- Bapenda Cianjur Perkuat Evaluasi PAD demi Pembangunan yang Lebih Maju
- Bupati dan BAZNAS Cianjur Hadir Cepat, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Kebakaran di Cilaku
- Disdikpora Cianjur Membangun SD Negeri Hegarsari lewat Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026
- Bapperida Cianjur Perkuat Bukti Dukung Inovasi demi Reformasi Birokrasi yang Lebih Baik
- Provinsi Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah Sampai ke Desa
- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
Bupati Cianjur: TPST Dimanfaatkan untuk Inovasi Berbagai Produk Bernilai Ekonomi

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman (bertopi) dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur Komarudin (baju batik), saat berada di TPST di Cikalongkulon.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, H. Hermar
Suherman, melaksanakan monitoring kesiapan TPST (Tempat Pengolahan Sampah
Terpadu) Mekarsari yang berlokasi di Kecamatan Cikalongkulon, Jumat (3/1/2025).
Baca Lainnya :
- Polisi Amankan Empat Pemuda Pemalak Santri
- Pemotor Meninggal Tertimbun Longsor, Jalan Sukanagara-Pagelaran Tertutup
- Karena tak Pakai Masker, Puluhan Warga Cugenang Terjaring Razia
- Akibat Tanah Longsor, Akses Jalan Sukanagara dan Pagelaran Cianjur Selatan Lumpuh Total
- Akibat Sosialisasi Kurang Gencar, Ada Warga Pinggiran Cianjur Tak Tahu Pilkada
Bupati Cianjur menyebutkan bahwa TPST ini akan menjadi pusat inovasi pengelolaan sampah, dengan teknologi canggih dan pengolahan berkelanjutan di Kabupaten Cianjur.
"Setiap sampah yang diolah akan didaur ulang
menjadi berbagai macam produk yang bisa dimanfaatkan dan bernilai ekonomi contohnya seperti pupuk organik," ujar Bupati Cianjur.
Bupati juga juga mengatakan, lokasi ini menjadi TPST Pertama di Kabupaten Cianjur yang mampu mengolah sampah plastik. Kemudian merubahnya menjadi Refuse Derrived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari pengolahan sampah padat.
"TPST seperti ini juga akan dibangun disetiap
kecamatan sehingga beban pengelolaan
sampah bisa dibagi dan tidak terlalu membebani TPST Mekarsari," imbuh Bupati.
Bupati juga mengajak kepada seluruh warga
masyarakat untuk selalu tertib dalam membuang sampah dan sesuai tempat dan
waktunya, agar tidak terjadi penumpukar
sampah di pinggir jalan.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Komarudin mengatakan, di kawasan TPST terdapat sejumlah bangunan, seperti bangunan utama untuk pengolahan sampah organik dan anorganik yang setelah diolah memiliki nilai ekonomis menjadi briket atau pupuk organik.
"Anggaran untuk pembangunan TPST berasal dari pemerintah pusat dengan menelan biaya sekitar Rp67 miliar. Biaya tersebut tidak termasuk peralatan penunjang operasional seperti alat berat," papar Komarudin. (dens).











