- Dirut Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Air Bersih Bagi Masyarakat
- Ruhli Solehudin: Revitalisasi Pendidikan Cianjur, Transparansi dan Komitmen Masa Depan Cerah Siswa
- Panggilan Ketua Masjid Agung Cianjur: Jaga Persatuan Umat dari Ancaman Provokasi
- Hadiri Peringatan Hari Buruh, Presiden Prabowo Tegaskan Keberpihakan Negara pada Pekerja
- Cepi R Fadiana: Perkim Cianjur Dirikan Bangunan Hunian Layak: Rp1,8 Miliar untuk 63 Rumah Baru di 20
- Eri Rihandiar: Antisipasi Kemarau Panjang, Dinas PUTR Cianjur Benahi Irigasi dan Pola Tanam Adaptif
- Sinergi Pendidikan: STAI Al-Ittihad dan Pemerintah Cianjur Bangun Kolaborasi Strategis
- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
Bupati Cianjur: Hibah-Bansos Harus Menunjang IPM dan Penuntasan Stunting

Keterangan Gambar : Salah satu momen kehadiran Bupati Cianjur dalam acara Sosialisasi Pelaksanaan Penatausahaan Pertanggung Jawaban serta Pelaporan Belanja Hibah dan Bantuan Sosial Tahun Anggaran 2024.
Pinusnews.id - Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas BKAD dan seluruh jajarannya, yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini, tentunya melalui sosialisasi ini para penerima hibah dan bansos akan lebih baik lagi dalam penggunaan, penatausahaan maupun pelaporannya dan tentunya harus sesuai dengan peraturan perundangan, karena anggaran yang diberikan adalah anggaran pemerintah yang penggunaannya harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Demikian disampaikan Bupati Cianjur Herman Suherman saat memberikan amanatnya pada Sosialisasi Pelaksanaan Penatausahaan Pertanggung Jawaban Serta Pelaporan Belanja Hibah dan Bantuan Sosial Tahun Anggaran 2024, Jumat 02/02 di Ballroom Hotel Gino Feruci Cianjur.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan, untuk kedepannya strategi Pemkab Cianjur dalam memberikan hibah dan bansos akan disesuaikan dengan program-program yang saat ini sedang difokuskan untuk peningkatan IPM yaitu Pendidikan, kesehatan dan daya beli atau ekonomi, serta penanganan dan penuntasan stunting.
Baca Lainnya :
- Perbaiki Kesehatan di Indonesia, Kemenkes Kerja Sama dengan KADIN Indonesia
- Berkat PENA, KPM Makin Berdaya
- Bupati Cianjur : Gunakan Setiap Rupiah Memberikan Dampak Positif Bagi Masyarakat
- Inflasi Jabar 3,02 Persen Penyumbang inflasi terbesar kelompok makanan, minuman, dan tembakau
- Arab Health 2024: Kemenperin Dukung Forsta Kembangkan Dialyser Produksi Indonesia
Menurut Bupati, saat ini IPM Kabupaten Cianjur masih berada di level middle, masih jauh tertinggal oleh daerah-daerah lain, karena itu peningkatan IPM Kabupaten Cianjur menjadi tanggungan seluruh elemen, bukan hanya pemerintah saja, seluruhnya harus dilibatkan termasuk TNI, POLRI, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga swadaya masyarakat termasuk para penerima hibah.
"Jadi strategi hibah Pemkab Cianjur ke depan tetap bertujuan untuk kesejahteraan warga masyarakat, akan tetapi harus linier dengan 3 indikator IPM yaitu pendidikan, kesehatan dan daya beli, dan juga penuntasan stunting,” tegas Bupati Cianjur. (Dens).











