- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Bupati Cianjur: Hibah-Bansos Harus Menunjang IPM dan Penuntasan Stunting

Keterangan Gambar : Salah satu momen kehadiran Bupati Cianjur dalam acara Sosialisasi Pelaksanaan Penatausahaan Pertanggung Jawaban serta Pelaporan Belanja Hibah dan Bantuan Sosial Tahun Anggaran 2024.
Pinusnews.id - Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas BKAD dan seluruh jajarannya, yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini, tentunya melalui sosialisasi ini para penerima hibah dan bansos akan lebih baik lagi dalam penggunaan, penatausahaan maupun pelaporannya dan tentunya harus sesuai dengan peraturan perundangan, karena anggaran yang diberikan adalah anggaran pemerintah yang penggunaannya harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Demikian disampaikan Bupati Cianjur Herman Suherman saat memberikan amanatnya pada Sosialisasi Pelaksanaan Penatausahaan Pertanggung Jawaban Serta Pelaporan Belanja Hibah dan Bantuan Sosial Tahun Anggaran 2024, Jumat 02/02 di Ballroom Hotel Gino Feruci Cianjur.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan, untuk kedepannya strategi Pemkab Cianjur dalam memberikan hibah dan bansos akan disesuaikan dengan program-program yang saat ini sedang difokuskan untuk peningkatan IPM yaitu Pendidikan, kesehatan dan daya beli atau ekonomi, serta penanganan dan penuntasan stunting.
Baca Lainnya :
- Perbaiki Kesehatan di Indonesia, Kemenkes Kerja Sama dengan KADIN Indonesia
- Berkat PENA, KPM Makin Berdaya
- Bupati Cianjur : Gunakan Setiap Rupiah Memberikan Dampak Positif Bagi Masyarakat
- Inflasi Jabar 3,02 Persen Penyumbang inflasi terbesar kelompok makanan, minuman, dan tembakau
- Arab Health 2024: Kemenperin Dukung Forsta Kembangkan Dialyser Produksi Indonesia
Menurut Bupati, saat ini IPM Kabupaten Cianjur masih berada di level middle, masih jauh tertinggal oleh daerah-daerah lain, karena itu peningkatan IPM Kabupaten Cianjur menjadi tanggungan seluruh elemen, bukan hanya pemerintah saja, seluruhnya harus dilibatkan termasuk TNI, POLRI, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga swadaya masyarakat termasuk para penerima hibah.
"Jadi strategi hibah Pemkab Cianjur ke depan tetap bertujuan untuk kesejahteraan warga masyarakat, akan tetapi harus linier dengan 3 indikator IPM yaitu pendidikan, kesehatan dan daya beli, dan juga penuntasan stunting,” tegas Bupati Cianjur. (Dens).











