- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
Bupati Cianjur: Hibah-Bansos Harus Menunjang IPM dan Penuntasan Stunting

Keterangan Gambar : Salah satu momen kehadiran Bupati Cianjur dalam acara Sosialisasi Pelaksanaan Penatausahaan Pertanggung Jawaban serta Pelaporan Belanja Hibah dan Bantuan Sosial Tahun Anggaran 2024.
Pinusnews.id - Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas BKAD dan seluruh jajarannya, yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini, tentunya melalui sosialisasi ini para penerima hibah dan bansos akan lebih baik lagi dalam penggunaan, penatausahaan maupun pelaporannya dan tentunya harus sesuai dengan peraturan perundangan, karena anggaran yang diberikan adalah anggaran pemerintah yang penggunaannya harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Demikian disampaikan Bupati Cianjur Herman Suherman saat memberikan amanatnya pada Sosialisasi Pelaksanaan Penatausahaan Pertanggung Jawaban Serta Pelaporan Belanja Hibah dan Bantuan Sosial Tahun Anggaran 2024, Jumat 02/02 di Ballroom Hotel Gino Feruci Cianjur.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan, untuk kedepannya strategi Pemkab Cianjur dalam memberikan hibah dan bansos akan disesuaikan dengan program-program yang saat ini sedang difokuskan untuk peningkatan IPM yaitu Pendidikan, kesehatan dan daya beli atau ekonomi, serta penanganan dan penuntasan stunting.
Baca Lainnya :
- Perbaiki Kesehatan di Indonesia, Kemenkes Kerja Sama dengan KADIN Indonesia
- Berkat PENA, KPM Makin Berdaya
- Bupati Cianjur : Gunakan Setiap Rupiah Memberikan Dampak Positif Bagi Masyarakat
- Inflasi Jabar 3,02 Persen Penyumbang inflasi terbesar kelompok makanan, minuman, dan tembakau
- Arab Health 2024: Kemenperin Dukung Forsta Kembangkan Dialyser Produksi Indonesia
Menurut Bupati, saat ini IPM Kabupaten Cianjur masih berada di level middle, masih jauh tertinggal oleh daerah-daerah lain, karena itu peningkatan IPM Kabupaten Cianjur menjadi tanggungan seluruh elemen, bukan hanya pemerintah saja, seluruhnya harus dilibatkan termasuk TNI, POLRI, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga swadaya masyarakat termasuk para penerima hibah.
"Jadi strategi hibah Pemkab Cianjur ke depan tetap bertujuan untuk kesejahteraan warga masyarakat, akan tetapi harus linier dengan 3 indikator IPM yaitu pendidikan, kesehatan dan daya beli, dan juga penuntasan stunting,” tegas Bupati Cianjur. (Dens).











