- Herry Wirawan Pimpin ICMI Cianjur 2026–2031: Ini Bukan Soal Posisi Tapi Pengabdian
- Bupati Wahyu Didampingi Ruhli Terima Audensi Edelweiss Running Festival 2026
- Siapkan Pemimpin Masa Depan, Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Industri
- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
Bupati Cianjur Bahas Kondisi Darurat TPA Pasir Sembung

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman beserta jajaran membahas keadaan darurat sampah di wilayah Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Dalam setiap harinya bergulir 350 ton sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Cianjur. Atas kondisi ini masyarakat Cianjur harus terlibat semuanya dalam penanganan sampah ini, karena ini sudah darurat.
Demikian yang dikemukakan Bupati Cianjur Herman Suherman saat mengumpulkan jajarannya mulai dari Para Asisten Daerah Setda, Para Kepala SKPD, Para Camat, Kades dan Kelurahan di Ruang Garuda Pendopo Cianjur, guna membicarakan solusi kondisi daruratnya TPA Pasir Sembung, Senin (15/01/2024).
Lanjutnya Bupati menyampaikan bahwa dengan keadaan itu harus dibagi peran untuk memulai langkah penanganan sampah tersebut.
Baca Lainnya :
- Jawa Barat dan BRAC International Jajaki Kerja Sama Tanggulangi Kemiskinan Ekstrem
- Kemenkes dan Viva Anak Kanker Indonesia Sepakat Perkuat Kerja Sama
- Presiden Jokowi Sapa Warga Saat Malam Mingguan di Brunei
- Pembangunan Tania Parfume Muwardi Tak Ada Izin, Bupati Cianjur: Harus Diperiksa Dinas Perkim dan Sat
- Bey Machmudin Apresiasi Komitmen Bank BJB Dukung Sektor UMKM
"Siapa yang paling harus terlibat dalam penanganan sampah, dan segera bentuk tim darurat sampah ini," tegas Bupati Herman Suherman.
Lebih jauh Bupati Cianjur pun menekankan dalam penanganan sampah itu harus melibatkan semua perangkat daerah termasuk masyarakat dan pasar. Para Camat diminta untuk menyampaikan kepada para Kepala Desa untuk mengimpentarisasikan permasalahannya di zona masing-masing, bahkan anggaran DD dan ADD bisa diarahkan pada yang sifatnya darurat itu boleh.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan lakukan sosialisasi yang masif di semua wilayah tanggal 16 Januari 2024 masih harus tetap dilaksanakan dan jangan hanya oleh Dinas Lingkungan Hidup ,tapi oleh semua pihak.
"Bentuk kader-kader pengolahan sampah di masjid- masjid, RW, agar dapat dipilah sampah-sampahnya. Bisa diberi reward bagi RT yang berinovasi mengolah sampahnya, dan bisa mendapat punishment bagi RT yang tidak mau menangani sampah," ungkap Bupati Cianjur. (dens)











