- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
BPBD Cianjur Pastikan Bantuan untuk 16 Kecamatan Terdampak Pergerakan Tanah Segera Cair
Oleh : tim dens

Keterangan Gambar : Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Nurzein.
Pinusnews.id - Harapan ribuan warga Cianjur Selatan yang terdampak bencana pergerakan tanah akhirnya mulai menemukan titik terang.
Setelah penantian panjang selama delapan bulan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur memastikan bahwa bantuan untuk 16 kecamatan terdampak segera cair atau direalisasikan.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Cianjur, Nurzein, mengungkapkan bahwa seluruh proses administrasi telah rampung. Berkas bantuan pun telah ditandatangani oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) dan disetujui Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian.
Baca Lainnya :
- LPM Sindangraja Pertanyakan SK Ada Dua, Ini Penjelasan Pemdes
- PLN ULP Tanggeung: Hindari Cuaca Ekstrem dan Jauhi Jaringan Listrik
- Pom Mini Hangus Terbakar dan Meledak di Sukaluyu
- Manajemen Qoha Ajak Patuhi Prokes 3M dan Konsumsi Air Minum Sehat
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
"Jadi, bantuan bagi korban yang terdampak bencana pergerakan tanah di Cianjur selatan segera terealisasi," ujar Nurzein, Senin (4/8/2025), di Kantor BPBD Cianjur.
Tercatat sekitar 3.300 Kepala Keluarga (KK) terdampak di 16 kecamatan. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk membantu pemulihan permukiman warga.
Bantuan yang akan diberikan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah, yaitu, Rusak ringan Rp15 juta, Rusak sedang Rp30 juta, Rusak berat Rp60 juta.
"Skema bantuannya sama seperti pada saat bencana gempa bumi di Cugenang tahun 2022," jelasnya.
Meski sebelumnya BPBD telah mengajukan proposal bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah pusat. Nurzein menyayangkan proses yang jauh lebih lambat dibanding penanganan bencana gempa Cugenang.
“Dulu waktu gempa Cugenang, satu minggu sudah ada respons. Tapi kali ini sampai delapan bulan,” ungkapnya.
Meski begitu, pihak BPBD memastikan bahwa bantuan tetap akan disalurkan dalam waktu dekat, sebagai bagian dari komitmen pemulihan pascabencana di wilayah rawan pergerakan tanah tersebut.











