- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
Bey Machmudin Awali Kerja 2025 dengan Tanam Pohon

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Penjabat Gubernur Bey Machmudin mengawali kerja pada 2025 dengan menanam 25.000 bibit pohon tanaman di kawasan Cikanyere, Desa Pakuon, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Kamis (2/1/2025).
Puluhan ribu bibit pohon ditanam di lahan seluar 59 hektare umumnya tanaman produktif seperti alpukat, nangka, dan pohon buah lain.
"Semoga tahun baru membawa keberkahan dan kebaikan buat kita semua. Pada hari ini kita memulai sesuatu yang baik, penanaman pohon," ujar Bey Machmudin.
Baca Lainnya :
- Polisi Amankan Empat Pemuda Pemalak Santri
- Pemotor Meninggal Tertimbun Longsor, Jalan Sukanagara-Pagelaran Tertutup
- Karena tak Pakai Masker, Puluhan Warga Cugenang Terjaring Razia
- Akibat Tanah Longsor, Akses Jalan Sukanagara dan Pagelaran Cianjur Selatan Lumpuh Total
- Akibat Sosialisasi Kurang Gencar, Ada Warga Pinggiran Cianjur Tak Tahu Pilkada
Bey menekankan penting untuk menjaga kelestarian alam di Jabar yang merupakan kawasan rawan bencana, termasuk Cianjur. Keberadaan pohon dengan akar – akarnya yang kuat membuat penyerapan air hujan lebih maksimal sehingga longsor, pergerakan tanah, erosi, maupun banjir bisa dicegah.
"Kita banyak melupakan alam, membuka kawasan-kawasan alam dengan tidak mempertimbangkan keberlangsungan lingkungan. Ke depan kita harus lebih ramah lingkungan," tutur Bey.
"Kita menjaga alam, alam menjaga kita,” cetusnya.
Menurut Bey, tantangan lingkungan di Jabar tidak ringan. Selain deforestasi akibat alih fungsi lahan, pencemaran sungai juga mesti diantisipasi. Pohon dapat menjaga sungai tetap hidup.
Bey mengajak semua pihak mulai dari unsur pemerintah, swasta, akademisi masyarakat, hingga media untuk bahu membahu menyukseskan program rehabilitasi lingkungan seperti yang dilaksanakaan hari ini.
Bey menitip pesan penanaman pohon tidak cuma jadi ajang seremonial tapi dilanjutkan dengan menjaga pohon yang baru ditanam jangan sampai mati.
"Saya juga minta bahwa penanaman pohon ini jangan ramai saat ditanamnya saja, tapi juga dijaga, dirawat hingga tumbuh besar nanti," pesan Bey.
Penanaman bibit pohon di Cikanyere, Cianjur bekerja sama dengan PT Adaro Indonesia sebagai penyumbang bibit tanaman melalui program CSR. Penanaman pohon juga tetap akan dilakukan di kawasan lainnya secara bertahap. (tim-dens).











