- Jumat Bersih BKPSDM Cianjur: Menjaga Lingkungan, Membangun Budaya Kerja
- Bapenda Cianjur Dorong ASN Peduli Sosial melalui Sosialisasi Pengelolaan ZIS dan DSKL
- DPMPTSP Cianjur Percepat Peluang Investasi Hijau dan Energi Terbarukan
- Sinergi PDAM Tirta Mukti dan Samapta Polres Cianjur: Air Bersih ke-70 Mengalir untuk Warga
- Gema Indonesia Raya: Menyalakan Api Nasionalisme ASN Cianjur
- Rachmat Hartono: Koordinasi APIP Jawa Barat dan Banten, Deteksi Dini untuk Cegah Korupsi
- Panen Bawang Merah Poktan Gemah Ripah, Bukti Nyata Dukungan DTPHP Cianjur untuk Petani
- Kepala BKPSDM Cianjur Akos Koswara: Pemuda Indonesia Patriotik, Gigih, dan Berempati
- Ketika Birokrasi Belajar Memiliki Hati: Makna Humanis Leader Award bagi Bupati Cianjur
- Disdukcapil Cianjur Percepat Layanan Digital, Warga Kini Bisa Urus Administrasi dari Rumah
Bapenda Cianjur Dorong ASN Peduli Sosial melalui Sosialisasi Pengelolaan ZIS dan DSKL

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur kembali menunjukkan perannya bukan hanya sebagai pengelola pendapatan daerah, tetapi juga sebagai instansi yang peduli terhadap penguatan nilai sosial keagamaan.
Pada Jumat, 30 Oktober 2026, Bapenda Cianjur menyelenggarakan sosialisasi Peraturan Bupati Cianjur Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah serta Surat Edaran Bupati Nomor B400/22/Setda/08/2025 tentang pembayaran ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) melalui BAZNAS Kabupaten Cianjur.
Upaya positif ini menjadi ruang penting bagi pegawai Bapenda Cianjur, khususnya, berikut pars pegawai yang lainnya untuk memahami aturan sekaligus menumbuhkembangkan rasa kepedulian terhadap sesama.
Baca Lainnya :
- Didukung Pemda, Yayasan Assyafir Jinnat Anaem Bangun Majid di Cianjur
- PMI Harus Jadi Garda Terdepan Melawan Covid-19 di Cianjur
- Razia Knalpot Bising, Pengendara Motor Adu Mulut dengan Polisi
- Bupati Cianjur Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19Â
- Posbakum Pengadilan Negeri Cianjur, Banyak Tangani Kasus PidanaÂ
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Bapenda Cianjur itu dipimpin oleh Sekretaris Bapenda Cianjur, Dendy Kristanto. Sebagai pemateri hadir Wakil Ketua I BAZNAS Cianjur, H. Ahmad Fatoni Rozy, dan Kepala Bagian Pengumpulan, Budi Muhammad.
Kehadiran kedua narasumber dari BAZNAS memberikan pemahaman yang lebih konkret mengenai mekanisme pengumpulan, pengelolaan, dan penyaluran dana ZIS agar benar-benar sampai kepada penerima manfaat.
Dendy Kristanto menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman ASN dan pegawai Bapenda Kabupaten Cianjur mengenai ketentuan pengelolaan serta mekanisme pembayaran ZIS dan DSKL melalui BAZNAS Kabupaten Cianjur.
"Pemahaman yang baik menjadi dasar agar pelaksanaan zakat, infak, dan sedekah tidak berhenti pada tataran aturan, tetapi benar-benar dijalankan secara tertib, amanah, dan bermanfaat," tutur Dendy Kristanto. Upaya ini juga sejalan dengan upaya BAZNAS Cianjur yang terus mendorong pengelolaan ZIS yang profesional, transparan, dan tepat sasaran.
Lebih dari sekadar sosialisasi kebijakan, Dendy Kristanto mengajak seluruh pegawai menumbuhkan kesadaran dan kepedulian untuk menunaikan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kontribusi nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
"Semangat ini penting karena dana ZIS yang dikelola dengan baik dapat menjadi salah satu pilar penguatan solidaritas sosial, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan," imbuh Dendy Kristanto mengingatkan.
Kinerja Bapenda Cianjur dalam kegiatan ini patut diapresiasi karena mampu menghadirkan edukasi yang relevan bagi pegawai sekaligus memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Cianjur. Dendy Kristanto juga mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kepedulian, memperkuat kepedulian sosial, dan mewujudkan kebermanfaatan bagi sesama.
Melalui langkah sederhana namun berdampak ini, Bapenda Cianjur menunjukkan komitmennya membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian target pendapatan daerah, tetapi juga pada keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat. (Deden Sukmayadi).










