Breaking News
- Sinergi PDAM Tirta Mukti dan Samapta Polres Cianjur: Air Bersih ke-70 Mengalir untuk Warga
- Gema Indonesia Raya: Menyalakan Api Nasionalisme ASN Cianjur
- Rachmat Hartono: Koordinasi APIP Jawa Barat dan Banten, Deteksi Dini untuk Cegah Korupsi
- Panen Bawang Merah Poktan Gemah Ripah, Bukti Nyata Dukungan DTPHP Cianjur untuk Petani
- Kepala BKPSDM Cianjur Akos Koswara: Pemuda Indonesia Patriotik, Gigih, dan Berempati
- Ketika Birokrasi Belajar Memiliki Hati: Makna Humanis Leader Award bagi Bupati Cianjur
- Disdukcapil Cianjur Percepat Layanan Digital, Warga Kini Bisa Urus Administrasi dari Rumah
- Kepemimpinan Humanis Bupati Cianjur Raih Apresiasi, DPMPTSP Sambut dengan Bangga
- DPUTR Cianjur Raih Peringkat 1 Penghargaan ASN Inspiratif, Inovatif, dan DMS
- DPUTR Cianjur Raih Peringkat 1 Penghargaan ASN Inspiratif, Inovatif, dan DMS
Gema Indonesia Raya: Menyalakan Api Nasionalisme ASN Cianjur

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Budhi Rahayu Toyib.
Pinusnews.id - Pukul 10.00 WIB, aktivitas di lingkungan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur sejenak terhenti. Dari ruang kerja Organisasi Perangkat Daerah hingga sampa ke berbagai kecamatan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Cianjur menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara serentak.
Momen sederhana itu menjadi panggilan hati bahwa menjadi bagian dari bangsa Indonesia bukan sekadar identitas di kartu tanda penduduk, melainkan panggilan untuk berkhidmat, bersatu, dan bekerja demi kejayaan negeri.
Indonesia Raya bukanlah sekadar lagu yang wajib dinyanyikan dalam upacara. Ia adalah warisan perjuangan yang mengingatkan kita pada para pahlawan yang rela mengorbankan segalanya demi kemerdekaan. Lagu ciptaan W.R. Supratman pertama kali diperdengarkan pada Kongres Pemuda II, 28 Oktober 1928, dan sejak saat itu menjadi simbol persatuan, keberanian, serta tekad bangsa untuk berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka.
Ketika nada Indonesia Raya mengalun, setiap ASN di Kabupaten Cianjur diajak menundukkan hati dan meresapi makna setiap baitnya. Lagu kebangsaan ini menyuarakan ajakan untuk membangun jiwa dan badan demi Indonesia Raya, mengingatkan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemerdekaan wilayah, tetapi juga oleh kesiapan setiap warga untuk bekerja keras, jujur, dan bertanggung jawab.
Kepala Diskumdagin Kabupaten Cianjur, Budhi Rahayu Toyib, memberikan pendapatnya bahwa bagi ASN, nasionalisme harus hadir dalam bentuk yang nyata. Bukan hanya dalam kata-kata, melainkan dalam kedisiplinan datang kerja, kejujuran dalam menjalankan amanah, keramahan dalam melayani masyarakat, serta integritas dalam setiap keputusan.
"Pelayanan publik yang baik adalah salah satu wujud nasionalisme dan patriotisme paling dekat dengan rakyat, karena negara hadir melalui tangan-tangan para pelayan publik," tutur Budhi Rahayu Toyib di Cianjur, belum lama ini.
Disebutkan, dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cianjur, semangat itu digaungkan bersama-sama. Mereka mungkin berbeda wilayah, tugas, dan latar belakang, tetapi memiliki satu semangat dan satu tujuan yakni menjaga persatuan, memperkuat kebanggaan terhadap Indonesia, serta mengabdi sepenuh hati bagi masyarakat. Keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang membuat bangsa ini semakin kokoh dan luar biasa.
"Mari jadikan berkumandangnya Indonesia Raya setiap pukul 10.00 WIB sebagai api yang terus menyala dalam diri. Mari tanamkan rasa cinta tanah air dalam setiap langkah kerja, kobarkan semangat gotong royong, dan jadikan pengabdian sebagai persembahan kepada Indonesia," imbuh Budhi Rahayu Toyib penuh semangat menyala.
Memang benar, karena kejayaan Indonesia tidak dibangun oleh satu orang, melainkan oleh jutaan tangan yang bersatu termasuk para ASN Kabupaten Cianjur, yang memilih untuk melayani dengan sepenuh hati. (Deden Sukmayadi).
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










