- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
Ada Apa, Kemensos Memberikan Perlindungan 2 anak di Cikarang Barat

Keterangan Gambar : Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) di Bekasi merespon peristiwa di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Pinusnews.id - Dua anak mungil yang menggemaskan, berusia 3 tahun dan 8 bulan, harus ikut menanggung derita. Ibu mereka, Mega Suryani Dewi (24) dibunuh ayah mereka sendiri Nando (25), sehingga dua anak lucu yang masih balita tersebut harus diasuh nenek mereka dari pihak ibu.
Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) di Bekasi merespon peristiwa yang terjadi di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi tersebut. STPL mendatangi dan memberikan bantuan kepada Neng Linda (52), nenek yang kemudian mengasuh kedua anak lucu tersebut.
Kemensos membawa dan mendampingi kedua anak tersebut beserta neneknya untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. Dari hasil pemeriksaan psikiater, anak sulung mengalami autisme, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan kurang stimulus. “Ia harus mengikuti kelas terapi integrasi dan wicara,” ucap dokter dan psikiater yang menangani kondisi anak pertama korban.
Baca Lainnya :
- Menkes Budi Dorong Dunia Percepat Penyediaan Vaksin TBC Baru
- Peresmian Masjid Al-Shultan di Lingkungan DPMD Cianjur
- Persiapan Masa Tenang, Bey Machmudin: Satpol PP Akan Dikerahkan Bantu Bersihkan Alat Peraga Kampanye
- 95 Persen Anak Harus dapat Imunisasi, Cek Yuk 3 Jenis Antigen Baru
- 100 Mahasiswa Universitas Al- Ghifari Laksanakan KKN di Cianjur
Adapun anak kedua yang masih berumur 8 bulan kondisi fisiknya sehat akan tetapi berat dan tinggi badannya masih dibawah normal sehingga disarankan untuk mengonsumsi banyak protein, susu, dan lemak.
Bantuan intervensi psikososial juga diberikan berupa edukasi untuk Bu Neng Linda mengenai pola asuh pada kedua cucunya. Selain itu Kemensos juga membantu penanganan lanjutan yang lebih intensif untuk anak pertama karena harus melakukan terapi serta pemberian stimulus.
Kemensos juga memberikan bantuan ATENSI kepada kedua anak yang ditinggal ibunya tersebut berupa nutrisi, perlengkapan kebersihan diri, mainan, pemeriksaan kesehatan dan psikiater. Bantuan juga diberikan untuk Bu Neng Linda berupa perlengkapan berjualan sayuran, serta menyelesaikan tunggakan BPJS Kesehatan dan mendapatkan Penerima Bantuan Iuran (PBI) PBJS Kesehatan. Kementerian Sosial akan terus hadir mendukung keberlanjutan bagi keluarga korban yang ditinggalkan. (tim).











