- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
5 Tips Survive Dalam Hadapi Resesi Ekonomi 2023
Penulis: Muhammad Mamur (Magang)

Keterangan Gambar : Animasi dan ilustrasi Resesi Ekonomi
pinusnews.id Bandung- Resesi Ekonomi tengah menjadi isu yang hangat di masyarakat. Hal ini telah menjadi perhatian pemerintah Indonesia dari tahun lalu, dimana resesi terjadi karena imbas dari pandemi covid -19 yang melanda dunia selama 2 tahun terakhir ini, sehingga sirkulasi ekonomi terhambat karena runtuhnya aktivitas perdagangan dan jual beli.
International Money Found (IMF) menyampaikan bahwa sepertiga dari negara di dunia akan mengalami resesi. Sedangkan negara yang tidak terkena akan turut merasakan dampak dari resesi, oleh karena itu pemerintah menghimbau Indonesia untuk siap siaga terhadap ancaman ekonomi ini.
Tahun 2023 telah memasuki akhir Januari, dimana perlambatan ekonomi makin dirasakan oleh masyarakat. Walaupun Indonesia termasuk negara yang masih dalam kategori aman, tapi tak menutup kemungkinan kejadian krisis terdahulu akan terulang kembali, oleh karena itu ada beberapa tips masyarakat agar bisa survive dalam menghadapi ancaman resesi.
Baca Lainnya :
- Peltu Rohadi Hadiri HUT Serdadu Eks Tri Matra Nusantara Ke-3 di Kota Bunga Pacet
- Cianjur Bangkit Bersama Rakyat di Desa Sarampad, Cugenang
- Presiden Jokowi Buka Rakernas Program Banggakencana di Jakarta
- Dedi Supriadi : Forum Konsultasi Publik Sudah Terjadwalkan Setiap Tahunnya
- Korban Indosurya Tuntut Keadilan, Usai Vonis Lepas Henry Surya
Pertama adalah dengan menabung pada pos dana darurat, hal ini dilakukan agar masyarakat mempunyai tabungan jika hal yang tidak diinginkan terjadi. Cara kedua adalah mengurangi hutang konsumtif, karena ini dapat mengancam keuangan untuk hal-hal yang tidak penting.
Ketiga, adalah membuat penyusunan keuangan, hal ini dilakukan bertujuan untuk mengatur sirkulasi keuangan dengan skala prioritas yang diutamakan. Keempat, memanfaatkan peluang agar menjadi penghasilan tambahan, disamping pendapatan utama.
Cara terakhir adalah dengan memiliki asuransi, beragam asuransi seperti kesehatan dan keselamatan kerja harus dimiliki oleh masyarakat. Ini dilakukan untuk menghindari pengeluaran yang berlebih di masa yang akan datang.











