- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
Yusman Faisal: Jangan Ada Lagi Keracunan Massal, Lakukan Pengawasan dan Pembinaan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Yusman Faisal.
Pinusnews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah mendalami kasus keracunan massal siswa MAN I dan SMP PGRI Cianjur, Jawa Barat. Pendalaman itu seperti mengambil sampel makanan melalui proses pengumpulan dan pengujian makanan, bahan, lingkungan, atau bahan lainnya yang diduga dari Makan Bergizi Gratis (MBG).
Terkait hal itu, Kepala dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal mengatakan, tentunya saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan di Labkesda Provinsi Jawa Barat, dan menunggu hasilnya seperti apa.
"Agar kejadian ini tidak terulang kembali kami akan mengundang beberapa pihak terkait," tutur Yusman Faisal, saat dikonfirmasi di Cianjur, pada Rabu 23 April 2025..
Baca Lainnya :
- Warga Karangnunggal Cibeber Keluhkan Pemotongan Bantuan Rutilahu, Lalu Ini Jelas Kades
- Tebing Hutan Ciuja Naringgul Diterjang Longsor, Jalan Bandung-Cianjur Terganggu
- Terdampak Covid-19, Penjualan Mesin Jahit Turun 50 Persen di Cianjur
- Peringati Hari Aids Sedunia, Puskesmas Sukaluyu Gelar pemeriksaan Triple E untuk Ibu Hamil
- Tukang Kebun Meninggal Tersengat Listrik
Selain itu Yusman menambahkan, dimana seluruh pihak terkait akan diundang diantaranya pihak SPPG, kemudian pihak penyedia, lalu dari Puskesmas di wilayah kerja dan ada dari dapur produksi.
"Maksud dan tujuannya agar kita semua dapat melakukan pembinaan dan pengawasan," imbuh Yusman Faisal.
Lebih lanjut Yusman Faisal menjelaskan mengenai rangkaian kegiatan kesehatan, dalam rangka untuk menjamin keamanan pangan hari ini.
"Ya, siang ini akan diundang seluruh pihak terkait, supaya terang benderang permasalahannya," ungkap Yusman Faisal.
Yusman Faisal berharap pertemuan hari ini bisa tercapai atau sepakat melakukan pemeriksaan secara rutin dan berkala, terkait keamanan pangan seperti kualitas ar, tes food, juga kegiatan usap dubur pemeriksaan apusan anal, dilakukan dengan mengambil sampel cairan pada daerah rectum (anus bagian dalam), untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.
"Tujuan untuk memastikan ada tidaknya bakteri atau kuman penyebab infeksi," pungkas Kadinkes Cianjur, Yusman Gaisal.(dens).











