- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Tingkatkan Minat Baca, Microlibrary Hadir di Alun-alun Bandung

Keterangan Gambar : Perpustakaan Microlibrary yang lokasinya berada di Alun-alun Kota Bandung.
Pinusnews.id - Microlibrary Alun-alun Bandung hadir sebagai perpustakaan pertama di Indonesia yang mengusung Program Edukasi dan Literasi Antikorupsi (Pelita Aksi). Lokasinya berada di Alun-alun Kota Bandung.
Perpustakaan ini dilengkapi dengan fasilitas mulai dari lobby, ruang anak, remaja, dewasa, toilet, rooftop, dan ruang serbaguna dengan luas bangunan 1.200 meter persegi.
Sebanyak 7.058 eksemplar buku terdapat di microlibrary tersebut. 600 buku di antaranya merupakan buku edukasi antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.
Baca Lainnya :
- Kemensos Pasang Tenda untuk Korban Longsor Sukabumi
- Indonesia dan Timor-Leste Sepakat Dorong Penyelesaian Perundingan Perbatasan
- Program Unggulan 1000 Kobong di Cianjur Melebihi Target yang Ditetapkan
- Jabar Usung Pemerataan Pembangunan pada RPJMD 2025 - 2030
- Kemenkes Bekerja Sama dengan ACGME untuk Kebutuhan Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia
Pustakawan Ahli Tingkat Madya Kota Bandung, Tata Takwana mengatakan, perpustakaan wajib melakukan inovasi melalui berbagai program. Seperti microlibrary ini, terdapat berbagai program diantaranya storytelling, pinjam pakai gerobak baca, library in the box, serta mobil keliling untuk melayani masyarakat di pinggiran Kota Bandung.
Terdapat juga program pelatihan untuk membina para pengelola perpustakaan yang ada di Kota Bandung, yaitu program TBM (Taman Baca Masyarakat), Pojok Baca, dan kafe yang menyediakan buku bacaan.
“Mudah-mudahnya masyarakat Kota Bandung tiap hari bertambah kesadarannya mengenai betapa pentingnya membaca ini,” ujarnya.
Buku-buku yang disediakan di microlibrary Alun-alun Kota Bandung merupakan buku tandon, artinya tidak semua buku yang dibeli melalui penerbit. Buku menjadi cadangan untuk diperbanyak agar kebutuhan masyarakat terhadap buku yang dijamin tetap terpenuhi. Selain itu, buku yang disediakan juga bukan hanya keinginan pustakawan saja, namun melalui penelitian kecil terhadap masyarakat sekitar.
Perpustakaan ini buka pada Senin hingga Jumat pada pukul 08.00-15.00 WIB. (Tim).











