- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
Tingkatkan Minat Baca, Microlibrary Hadir di Alun-alun Bandung

Keterangan Gambar : Perpustakaan Microlibrary yang lokasinya berada di Alun-alun Kota Bandung.
Pinusnews.id - Microlibrary Alun-alun Bandung hadir sebagai perpustakaan pertama di Indonesia yang mengusung Program Edukasi dan Literasi Antikorupsi (Pelita Aksi). Lokasinya berada di Alun-alun Kota Bandung.
Perpustakaan ini dilengkapi dengan fasilitas mulai dari lobby, ruang anak, remaja, dewasa, toilet, rooftop, dan ruang serbaguna dengan luas bangunan 1.200 meter persegi.
Sebanyak 7.058 eksemplar buku terdapat di microlibrary tersebut. 600 buku di antaranya merupakan buku edukasi antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.
Baca Lainnya :
- Kemensos Pasang Tenda untuk Korban Longsor Sukabumi
- Indonesia dan Timor-Leste Sepakat Dorong Penyelesaian Perundingan Perbatasan
- Program Unggulan 1000 Kobong di Cianjur Melebihi Target yang Ditetapkan
- Jabar Usung Pemerataan Pembangunan pada RPJMD 2025 - 2030
- Kemenkes Bekerja Sama dengan ACGME untuk Kebutuhan Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia
Pustakawan Ahli Tingkat Madya Kota Bandung, Tata Takwana mengatakan, perpustakaan wajib melakukan inovasi melalui berbagai program. Seperti microlibrary ini, terdapat berbagai program diantaranya storytelling, pinjam pakai gerobak baca, library in the box, serta mobil keliling untuk melayani masyarakat di pinggiran Kota Bandung.
Terdapat juga program pelatihan untuk membina para pengelola perpustakaan yang ada di Kota Bandung, yaitu program TBM (Taman Baca Masyarakat), Pojok Baca, dan kafe yang menyediakan buku bacaan.
“Mudah-mudahnya masyarakat Kota Bandung tiap hari bertambah kesadarannya mengenai betapa pentingnya membaca ini,” ujarnya.
Buku-buku yang disediakan di microlibrary Alun-alun Kota Bandung merupakan buku tandon, artinya tidak semua buku yang dibeli melalui penerbit. Buku menjadi cadangan untuk diperbanyak agar kebutuhan masyarakat terhadap buku yang dijamin tetap terpenuhi. Selain itu, buku yang disediakan juga bukan hanya keinginan pustakawan saja, namun melalui penelitian kecil terhadap masyarakat sekitar.
Perpustakaan ini buka pada Senin hingga Jumat pada pukul 08.00-15.00 WIB. (Tim).











