- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
Sosialisasi Penandaan dan Pendataan Ternak Pendukung Optimalisasi Pelaksanaan Vaksinasi PMK

Keterangan Gambar : Saat sosialisasi masalah penanganan PMK antara pihak Kodim 0608/Cianjur dengan Dinas Peternakan Cianjur.
pinusnews.id Cianjur -Kepala Staf Kodim 0608/Cianjur Mayor Chb R Khoirulloh Amin membuka kegiatan Sosialisasi Penandaan dan Pendataan Hewan Sapi dan Kerbau, bertempat di ruang Data Makodim 0608/Cianjur Jalan Siliwangi No. 47, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.
Sosialisasi tersebut dengan narasumber dari Dinas Perternakan Kabupaten Cianjur, dan sebagai penyelenggara Staf Ter Kodim 0608/Cianjur, yang diikuti oleh perwakilan Babinsa Dan Bati Tuud Koramil di jajaran Kodim 0608/Cianjur.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ws. Pasi Ter Kodim 0608/Cianjur Kapten Arm Suhardi, SE, Agung dari Dinas Perternakan Cianjur, Drh. Ateng Dinas Perternakan Cianjur, Riski dinas Perternakan Cianjur.
Baca Lainnya :
- Bupati Cianjur Salurkan Bantuan Beras Cadangan ke Campaka dan Sindangbarang.
- Sertu Asep Babinsa Mekarmulya Bantu Warga Pengecoran Jalan Desa
- Fasos dan Fasum Kawasan Perumahan di Cianjur Makin Berkembang
- Kisah Tragis Cinta Pierre Tendean & Rukmini
- PSUSENNES I : SANG FIRAUN PERAK
"Kaitannya degan tugas kita yang dibebankan oleh komando atas kita ada penekanan yang sangat keras dari pimpinan komando didalam melaksanan kegiatan ini, yaitu pendataan dan penandaan serta pengobatan vaksinasi hewan ternak. Arahnya tujuannya dengan hasil akhir pendataan dan panandaan," terang Kasdim.
Masih menurut Kasdim, dengan kegiatan hari ini kita akan mendapatkan pembekalan dari Dinas Perternakan dalam sistem penandaan dan pendataan, serta pengobatan vaksinasi hewan ternak sapi dan kerbau, dengan harapan adanya pelatihan dan pembekalan ini kita akan mendapatkan pendataan dan penandaan ternak harus kena sasaran hingga 90%.
"Mekanismenya yaitu pendataan dan penandaan akan diberi tanda atau pun ditandai hewan ternak, yang sudah dilaksanakan pendataan serta pengobatan vaksinasi. Nanti hewan ternak yang sudah didata akan diinput, kemudian akan dilaporkan ke komando," lanjut Kasdim.
Disebutkan, ada beberapa kendala dari Dinas Peternakan berhubungan dengan personil Dinas Kesehatan ternak sangatlah minim, sehingga akan melibatkan dan dibantu oleh anggota Babinsa dari wilayah masing-masing, di sini 1 orang Babinsa akan mendapat tugas di 2 kecamatan untuk pelaksanan pendataan dan penandaan, serta pengobatan vaksinasi, karena Babinsa tidak menutup kemungkinan sudah mempunyai data di wilayah masing masing, tentang warganya yang mempunyai perternakan atau perusahan hewan ternak tersebut.
"Dalam pelaksanaan kegiatan ini dari Dirjen Perternakan ada alokasi anggaran buat rekan prajurit, yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan sistem itungan perekor dalam kegiatan pendataan dan penandaan, setiap pelaksanakan difoto, dilaporkan untuk diinput data, dan inputnya mengunakan Hp masing-masing, sehingga ini akan mendapat peluang buat rekan-rekan untuk mendata sebanyak mungkin," pungkas Kasdim.
Sementara, dari Dinas Perternakan melalui Dirjen Perternakan dalam kegiatan ini sebelumya sudah ada kesepakatan atau MoU dengan pihak Mabes TNI dalam kegiatan ini.
"Target kita dalam melaksankan tugas untuk penandaan dan pendataan dan pengobatan vaksinasi hewan ternak mencapai 22 ribu dalam 2 bulan kedepan, selama ini kita sudah melaksanakan kegitan ini dan baru beberpa persen saja, kalau tidak salah sisanya tinggal 17 ribu lagi dari target yang kita dapat," kata Agung.
Dari target yang dicapai untuk wilayah Cianjur Selatan masih kurang mencapai target, diantaranya daerah Tangeung, Cibinong, Pasir Kuda, Cijati , Leles, dan Takokak.
"Nanti dalam pelaksanaannya di lokasi Babinsa sebagai petugas penandaan dan pendataan dalam pelaksananaya. Harapan kami Babinsa bisa bekerja agresif dalam kegiatan ini, sehingga akan mencapai target dari target 22.000 minimal 80%. Syukur-syukur bisa mencapai 100%," tutupnya.
Dengan adanya program kegitan penandaan ini berawal dari historisnya tak lepas degan adanya wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), sehingga pemerintah melaksanakan kegiatan dalan rangka pencegah wabah PMK ini, dengan cara Penandaan dan pendataan dalam menginventarisasi data hewan ternak.
Dari Dinas Perternakan melalui Dirjen Perternakan sudah ada perjanjian kerja sama MoU degan Mabes TNI. Dalam hal ini adalah dengan pimpinan TNI Panglima, TNI untuk pelaksanaan kegiatan ini.
"Untuk bahan-bahan nanti di lapangan akan kami sampaikan pada kesempatan kegiatan pelatihan hari ini, di dalam pelaksanaan kegiatan nanti di laksanakan para Babinsa sebagai pendamping terjun langsung ke wilayah desa-desa, yang warganya mempunyai hewan ternak atau perusahan ternak hewan guna pendataan dan penandaan," kata Drh.Ateng.
Kegiatan ini akan fokus ke wilayah bagian Cianjur Selatan karena di daerah sana komposisi populasi ternaknya paling banyak, menurut data yang di dapat dan untuk mekanisme pelaksanan di lapangan nanti bagaimana baiknya menurut para Babinsa yang lebih tahu. Pihak dinas terkait hanya bisa memberikan teknisnya saja di dalam pelaksanannya nanti.
"Yang kami perlukan dalam pengisian data dan pembuatan aplikasi nanti adalah, data-data pribadi sesuai KTP dan No NIK serta No HP, untuk menunjang pembuatan Aplikasi dalam pendataan dan penandaan," pungkasnya.
Penulis: pendim0608-ds.











