- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
- Dinas Pertanian Cianjur Perkuat Hilirisasi Produk Unggulan Daerah Bersama BRIN
- Pemerintah Cianjur Diperintahkan Hadir Lebih Dekat untuk Warga Terdampak Bencana
- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
Sekda Herman Suryatman: Kader Posyandu Berperan Penting Turunkan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman membuka Jambore Kader Posyandu Tingkat Provinsi Kader Posyandu memiliki peran penting mengedukasi masyarakat dalam upaya menurunkan angka stunting dan kemiskinan ekstrem di Jawa Barat.
Hal itu dikemukakan Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Herman Suryatman saat membuka kegiatan Jambore Kader Posyandu Tingkat Provinsi Jabar di Kota Bandung, Kamis 5 September 2024.
"Kita bahas banyak hal, bagaimana menguatkan peran kader Poayandu, terutama fokus pada dua hal, mewujudkan zero new stunting serta tidak ada masyarakat yang miskin ekstrem," katanya.
Baca Lainnya :
- Luar Biasa! Pjs Bupati Cianjur Lepas Dua Goweser 3000 Km Cianjur-Aceh
- Pandemi Corona, Karyawan Bulog Cianjur Terapkan Prokes 3M
- Kantor Disperkimtan Tutup, Ada Apa?
- Serikat Buruh Cianjur Desak PT QL Penuhi Janji
- 350 Buruh Gelar Demo ke PT. QL Agrofood di Haurwangi CianjurÂ
Herman menyampaikan pula bahwa Pemdaprov Jabar, pemda kabupaten kota dan para kader akan bahu-membahu untuk memastikan stunting dan angka kemiskinan ekstrem turun di Jabar.
"Itu komitmen kami dalam pelaksanaan Jambore Kader Posyandu Tingkat Jabar ini," ungkapnya.
Herman berharap para kader Posyandu dapat menjadi agen perubahan dan menerapkan peran sebagai Jamillah (Jaga Ibu Hamil dan Lingkungan Bersih dan Sehat).
"Kami berharap peserta jambore, semuanya menjadi Jamillah, jaga ibu hami dan lingkungan bersih dan sehat. Semua menjadi agent of change dan agen pembaruan," kata Herman.
Sementara itu Kepala DP3AKB Jabar Siska Gerfianti mengatakan, fungsi dari kader posyandu adalah sebagai pendata, penggerak, dan penyuluh di lapangan.
Ia pun menjelaskan, dalam upaya peningkatan pemberdayaan ekonomi perempuan, para kader juga akan disertakan pada pelatihan vokasional melalui Sekolah Perempuan Jabar.
"Supaya sumbangan pendapatan Jabar juga meningkat dan meningkatkan Indeks Pemberdayaan Gender serta kesejahteraan keluarga di Jawa Barat," kata Siska. (tim).











