- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
Sebanyak 81 Debater Terbaik, Disdik Jabar Siapkan Wakil Nasional

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Dinas Pendidikan Jawa Barat menggelar Lomba Debat Indonesia Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026 yang diikuti 81 peserta didik terbaik dari berbagai kabupaten dan kota secara daring di SMAN 1 Lembang (27–28/6/2026).
Kompetisi tersebut menjadi ajang seleksi wakil Jawa Barat menuju National Schools Debating Championship tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung 31 Agustus–6 September 2026.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ai Nurhasan, menyampaikan debat menjadi sarana mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan komunikatif peserta didik.
Baca Lainnya :
- Hebat, Cianjur Punya Dana 15 Miliar untuk Jaminan Persalinan
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
- Kasus Positif Covid-19 di Cianjur Meningkat, Rakyat Ngantri Swab Test
- Astakira Jemput Pekerja Migran yang Depresi di Arab Saudi
- Wilman Singawinata, Wakil Ketua DPRD Cianjur : Pilih BUMDes Jadi Supplier
"Pendidikan merupakan upaya mengoptimalkan potensi setiap peserta didik. Debat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta keterampilan komunikasi yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun di tingkat global," ujarnya.
Ketua Panitia National Schools Debating Championship Tingkat Provinsi Jawa Barat, Kiki Nurmawansah, menjelaskan kompetisi bertujuan menyeleksi peserta terbaik sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.
"Kegiatan ini bertujuan menyeleksi peserta terbaik yang akan mewakili Jawa Barat pada NSDC tingkat nasional, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris peserta didik, membangun budaya berpikir kritis, kreatif, dan komunikatif serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas," terangnya.
Peserta berasal dari SMA, Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Kejuruan, Madrasah Aliyah Kejuruan, dan satuan pendidikan sederajat yang lolos seleksi tingkat kabupaten dan kota.
Rangkaian kegiatan meliputi technical meeting, babak penyisihan, semifinal, final, hingga penetapan pemenang.
Peserta, Adlin Shiddiq, mengaku kemampuan berargumentasi yang diperoleh melalui organisasi sekolah mendorongnya mengikuti lomba debat.
"Ini tuh pertama kali aku ikutan lomba debat dan aku juga emang udah ada experience dari ikutan organisasi di sekolah, kayak OSIS. Nah, dari situ aku juga menemukan potensi bahwa aku tuh bisa berargumen dan jadinya aku menemukan bahwa debat itu ternyata sangat berguna untuk aku di kehidupan sehari-hari," ungkapnya. (tim dens).











