- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
RSUD Sayang Cianjur Punya Fasilitas Lengkap, Termasuk Layanan Kemoterapi bagi Pasien Kanker

Keterangan Gambar : Direktur (Dirut) RSUD Sayang Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy.
Pinusnews.id - Layanan kemoterapi bagi pasien kanker di RSUD Sayang Cianjur sejauh ini sudah berjalan maksimal. Terlebih, fasilitas yang dimiliki rumah sakit plat merah itu notabene sudah lebih lengkap.
Hal itu yang membuat cukup banyak pasien kanker yang mendapatkan pelayanan kemoterapi. Sejauh ini tercatat hampir 150 orang pasien kanker yang rutin menjalaninya.
“Penderita kanker yang tercatat mendapatkan layanan kemoterapi di RSUD Sayang Cianjur sekitar 150 orang. Jadi, kemoterapi yang rutin dijalani pasien itu ada yang sebulan sampai dua kali,” kata Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy, Selasa, 8 Oktober 2024.
Baca Lainnya :
- Ratusan Minuman Beralkohol Roso-Roso Diamankan Polres Cianjur di Rumah Kontrakan
- Jenazah PMI Tertahan Di Saudi Arabia, LSM FPMI Kirim Surat Ke Presiden Jokowi
- Nelayan Tenggelam di Pantai Cigebang Karawangwangi Cidaun
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
Menurut Irvan Nur Fauzy, sebagian di antara pasien penderita kanker yang menjalani kemoterapi berasal dari wilayah selatan Kabupaten Cianjur.
"Estimasi, jumlahnya lebih kurang 40 persen dari jumlah pasien yang rutin menjalani kemoterapi. Dan ada sebagian pasien dari Cianjur selatan,” imbuhnya.
Disebutkan, RSUD Sayang Cianjur kini telah tersedia rumah singgah bagi pasien kanker, yang menjalani pengobatan. Rumah singgah bisa digunakan sebagai tempat beristirahat bahkan menginap, terutama bagi pasien dari wilayah selatan.
“Saat ini baru ada dua ruangan yang diaktifkan. Ke depan ditambah menjadi enam ruangan,” jelasnl Irvan Nur Fauzy. (dens).











