- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
RSUD Sayang Cianjur Kerjasasama dengan Investor Bangun Cancer Center, Dananya 200 Miliar

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur, Dirut RSUD Sayang Cianjur, Kadis Kesehatan Cianjur, Kadis LH, investor, dan pihak terkait lainnya, saat membicarakan pembangunan Cancer Center.
Pinusnews.id - RSUD Sayang Cianjur akan segera membangun fasilitas layanan Cancer Center. Fasilitas peralatannya nanti akan meliputi layanan medis seperti skrining, diagnosis, dan perawatan bagi pasien kanker.
Pengadaan fasilitas itu dilakukan pihak ketiga melalui Kerja Sama Operasi (KSO). Pasalnya, anggaran pengadaan fasilitas itu nilainya sangat fantastis yakni mencapai Rp200 miliar.
Ketersediaan layanan bagi pasien kanker itu salah satu instrumen mewujudkan RSUD Sayang Cianjur sebagai rumah sakit berstandar internasional.
Baca Lainnya :
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
- Kepala Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Terpapar Covid-19
- Bhabinkhamtibmas Desa Sukamaju Cianjur Pasang Maklumat Kapolri Hingga Antisipasi C3
- Secara Kontinyu, Polsek Campaka Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan Penyebaran Covid-19
Dirut RSUD Sayang Cianjur Irvan Nur Fauzy mengatakan, pembangunan fasilitas Cancer Center di RSUD Sayang Cianjur awalnya sempat menemui kendala dari segi pembiayaan. Namun, ada investor yang mau menginvestasikan modalnya membangun fasilitas tersebut.
“Nilai investasinya sangat tinggi. Kalau mengandalkan APBD, Pemkab Cianjur cukup kesulitan. Sehingga kami kerjasamakan atau istilahnya KSO dengan investor yang bergerak di bidang tersebut.Nilai investasinya hampir Rp200 miliar,” kata Irvan di Pendopo Cianjur, Selasa, 24 September 2024.
Kerjasama investasi tersebut dilakukan dalam hal penyediaan alat kesehatan dengan pemeliharaan dan pembangunan gedung
“Untuk bangunannya juga mereka yang bangun. Tetapi akan dihibahkan kepada RSUD Sayang Cianjur yang dikeluarkan dari nilai investasi,” ujarnya.
Nantinya fasilitas alat radioterapi di Cancer Center akan memudahkan pasien kanker melakukan pengobatan. Selama ini, para pasien kanker harus pergi ke rumah sakit di luar kota untuk pengobatan.
“Manfaatnya untuk masyarakat yang sedang menjalani radioterapi tidak lama mendapatkan pelayanan. Karena waktu antreannya kan panjang. Ada yang sampai dua bulan seperti di kota-kota besar,” paparnya.
Terkait hal tersebut, Bupati Cianjur Herman Suherman menargetkan fasilitas kesehatan di RSUD Sayang Cianjur itu dapat segera bisa dipakai tahun ini. Menurut dia, nantinya Cancer center di RSUD Sayang Cianjur akan menjadi satu-satunya di Jawa Barat.
“Insya Allah, tahun ini bisa selesai. Aatnya canggih. Belum ada di Jawa Barat. Kita bekerja sama dengan investor,” kata Herman. (dens).











