- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
- 1.546 Rumah Layak Huni, Harapan Baru Warga Cianjur
- Rekrutmen Planet Ban di Cianjur Dijadwalkan Ulang, Simak Jadwal Terbarunya
- Pelayanan Dekat, Aspirasi Terdengar: Bupati Cianjur Hadir di Rembug Warga Desa Cidadap
- Disnakertrans Cianjur Buka 14 Pelatihan Gratis untuk Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
- BAZNAS Bangun Rumah Layak Huni untuk Lim dan Solihin, Tempat Pulang yang Lebih Nyaman
- Hiring Day Cianjur Buka Peluang Kerja, Disnakertrans Perkuat Penempatan Pencari Kerja
- Ketua PSI Cianjur Minta Membaca Putusan MK dengan Utuh, Menjaga Politik Tetap Jernih
- DTPHP Cianjur Kawal Penyaluran Pupuk Subsidi, Serapan NPK Tembus 61 Persen
Rebranding Minyak Kayu Putih: Langkah Menteri Sosial untuk Tingkatkan Pendapatan Penerima Bantuan So
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Istimewa
Pinusnews.id- Menteri Sosial RI Tri Rismaharini tekankan pemberdayaan penerima bantuan sosial melalui potensi lokal. Di sela-sela kunjungannya meninjau operasi katarak di RSU Namlea, Menteri Sosial menyempatkan bertandang ke salah satu pengrajin minyak kayu putih di Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Kamis (21/12).
"Mereka sebagian besar adalah penerima bantuan sosial. Tetapi mereka sudah mendeklarasikan keluar dari bantuan sosial. Kemarin sudah graduasi. Artinya apa? Mereka sudah meningkat pendapatannya," ujar Menteri Sosial.
Banyaknya pohon minyak kayu putih di Namlea menjadikan minyak kayu putih memiliki peluang tinggi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Kendati penghasilan sudah meningkat, keterbatasan sumber daya untuk memasarkan produk membuat minyak kayu putih terutama dari pengrajin kecil kurang diketahui masyarakat.
Baca Lainnya :
- Menteri Kesehatan Lantik 8 Pejabat Tinggi Pratama
- Presiden Jokowi Songsong Ekonomi Nasional 2024 dengan Optimisme
- Bey Machmudin: Cadangan Pangan Akhir Tahun Aman
- Pelunasan Biaya Haji Dibuka 9 Januari 2024
- Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Pengembangan Program Pendidikan di IKN
Menyikapi hal tersebut, Menteri Sosial memberikan solusi untuk melakukan rebranding dan membuka peluang pemasaran minyak kayu putih.
"Ini harus dicek lab dulu kandungannya. Jadi kita standar kan dulu satu persatu ya. Nanti kita bantu packagingnya," kata Mensos.
Lasiang Nurtalu, pengrajin minyak kayu putih yang dikunjungi Menteri Sosial dan rombongan menyambut baik gagasan Mensos tersebut.
"Kalau ibu tadi menyampaikan akan membantu pemasaran, korang senang," ungkap warga Karang Jaya tersebut.
Kementerian Sosial bersama dengan masyarakat setempat berkomitmen untuk terus mendukung pengrajin minyak kayu putih. Melalui branding dan peningkatan akses pasar, Kementerian Sosial berupaya memastikan bahwa pemberdayaan ekonomi ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi semua pihak terlibat. (Dens-Tim).











