- Bapenda Cianjur dan Strategi Pepeling: Permudah Pembayaran, Genjot Pendapatan
- DPMPTSP Cianjur Siapkan Strategi RUPM untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
- Pemerintah Larang Operator Hilangkan Sisa Kuota Internet Pelanggan
- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
Provinsi Jabar Raih Wahana Tata Nugraha Wiratama 2024 Terbaik Pengelolaan Sistem Transportasi Publik

Keterangan Gambar : Bupati Herman Suherman Hadiri Pelantikan Mohamad Ikhsan Jadi Ketua SMSI Cianjur Periode 2024-2027
Pinusnews.id - Jawa Barat meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Wiratama 2024 sebagai pemda provinsi terbaik di Indonesia dalam partisipasi pengelolaan sistem transportasi publik di wilayahnya.
Untuk kabupaten dan kota di Jabar yang meraih penghargaan WTN adalah Pemda Kota Depok (kategori Kota Raya), Pemda Kabupaten Bandung, Pemda Kota Banjar, dan Pemda Kabupaten Ciamis (kategori Kota Sedang).
Keempat pemda tersebut dinilai berhasil menyelenggarakan transportasi perkotaan sehingga tercipta sistem terintegrasi yang tertib, lancar, selamat, aman, dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Plt Bupati Cianjur, Jenguk Abah Wajon Sang Seniman yang Dirawat di Puskesmas
- Abah Wajon Sang Seniman Sakit Keras, Istrinya Akan Lelang Alat Kesenian Rp. 5 Juta
- Teamwork Cyber : Bantuan Mulai Mengalir Kepada Seorang Seniman Kecapi di Naringgul Cianjur
- Cecep Alamsyah Dipercaya Jadi Sekda Cianjur
Piagam penghargaan WTN Wiratama diterima Sekretaris Daerah Jabar Herman Suryatman serta empat kepala daerah, dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Pemberian piagam dilakukan dalam gelaran 'Hub Space 2024' dalam rangka peringatan Hari Perhubungan Nasional, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/9/2024).
Menurut Herman Suryatman, penghargaan WTN Wiratama tak lepas dari kinerja Dinas Perhubungan didukung stakeholders dalam menata transportasi publik dan lalu lintas.
"Capaian ini tidak lepas dari kinerja teman-teman di Dishub Jabar dan stakeholders atas pengelolaan bidang perhubungan," ujar Herman Suryatman.
Herman berharap dapat memotivasi seluruh jajaran terkait untuk lebih meningkatkan kualitas layanan bidang perhubungan.
Herman menyebut, Jabar masih punya pekerjaan rumah dalam pengelolaan transportasi khususnya di wilayah aglomerasi Bandung Raya, Cirebon Raya, dan Bodebek.
"Kami masih masih punya PR di bidang transportasi terutama di Bandung Raya, Cirebon Raya dan Bodebek agar lebih cepat, murah, ringkas dan lebih baik," kata Herman.
WTN Wiratama dan WTN merupakan penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota yang dinilai berprestasi dalam pengelolaan transportasi.
Dilaksanakan setiap dua tahun, WTN 2024 diikuti 108 pemda kabupaten kota. Hasilnya 61 pemda kabupaten kota dinilai memenuhi indikator kinerja paling baik dalam penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan.
Tim penilai WTN antara lain Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, kepolisian, akademisi dan pengamat transportasi publik.
Sementara selain Pemda Provinsi Jabar WTN Wiratama juga diberikan kepada Pemda Provinsi Jatim, Jateng, Kalsel, Bali, Sumbar, Kaltim, Riau, Sumsel, Sumut, DIY, Jambi, Aceh, Babel, dan Pemda Provinsi Lampung.
Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menuturkan, WTN adalah penghargaan prestisius untuk pemerintah daerah yang telah melakukan kegiatan sistem transportasi dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Selamat dan apresiasi kami melihat banyak daerah yang begitu antusias melakukan pengembangan, inovasi, dan upaya-upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tutur Budi. (tim).











