- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Presiden Prabowo: Pendidikan Instrumen Kesejahteraan dan Demokrasi

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya pada peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang di Provinsi Jawa Timur, pada Selasa, 13 Januari 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo
Pinusnews.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya keberadaan sekolah unggulan dalam menyiapkan kader-kader bangsa yang berkarakter kuat dan berjiwa patriotik. Penegasan tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang di Provinsi Jawa Timur, pada Selasa, 13 Januari 2026.
“Kita ingin menanamkan akhlak, kita ingin menanamkan kepribadian yang baik, yang bersih menjadi pemimpin-pemimpin yang jujur, pemimpin-pemimpin yang tidak akan korupsi, pemimpin-pemimpin yang akan berbuat yang terbaik untuk rakyat dan bangsanya,” ucap Presiden.
Dalam sambutannya, Presiden meminta seluruh pimpinan lembaga dan sekolah untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Kepala Negara meminta seluruh unsur pimpinan lembaga, kepala sekolah, dan para guru untuk menyelenggarakan pendidikan yang inovatif serta berorientasi pada pembinaan dan pengembangan peserta didik
Baca Lainnya :
- Oknum Berinisial S, Pegawai Satpol PP Cianjur Diduga Lakukan Penipuan
- Personil Kodim 0608/Cianjur, Dukung Pelaksanaan Vaksin Covid-19
- Video Conference Koordinasi Daerah Soal Pembelajaran Tatap Muka
- Anggota Dewan Cianjur : Usut Tuntas Oknum Pemungut Dana Covid-19 di Desa Sukasari, Kadupandak
- Cianjur Dapat Penghargaan Program Desa dan Kelurahan Bersih Narkoba
“Saya minta semua unsur para pimpinan Lembaga, para pemimpinan sekolah, para pamong guru untuk melaksanakan pendidikan yang sebaik-baiknya, pendidikan yang inovatif, pendidikan yang penuh dengan niat untuk membina dan mengembangkan,” katanya.
Ke depan, dengan rencana pembangunan sekolah unggulan di setiap kabupaten, Presiden optimistis proses kebangkitan kepemimpinan nasional akan berlangsung cepat. “Dengan tambahan nanti SMA Garuda juga, dengan nanti rencana kita tiap kabupaten satu sekolah unggulan, ini akan mempercepat kita harapkan kebangkitan kepimpinan dan kebangkitan bangsa Indonesia,” lanjutnya.
Selain penguatan sekolah unggulan, Presiden turut menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki kualitas pendidikan secara menyeluruh. Pada tahun ini, pemerintah menargetkan untuk merenovasi sekitar 60 ribu sekolah.
“Kita punya 300 ribu sekolah, saya berharap dalam 4 tahun kita bisa selesaikan semua kampus sekolah-sekolah di Indonesia, dan juga kualitasnya akan kita tingkatkan di setiap bidang,” ucap Presiden.
Menutup sambutannya, Presiden kembali menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu instrumen utama pembangunan nasional. “Pendidikan adalah instrumen kesejahteraan, pendidikan adalah instrumen demokrasi. Pendidikan dan kesehatan adalah instrumen menghilangkan kemiskinan. Saya kira itu dari saya. Saya bangga hari ini melihat hasil kita,” tandasnya.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun Indonesia yang adil, makmur, dan berkarakter. (tim dens).











