- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI, Pahlawan Perdamaian Dunia

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tiga personel penjaga perdamaian Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas pada United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di tempat persemayaman di Ruang Tengah Terminal VIP, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten, pada Sabtu, 4 April 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev
Pinusnews.id - Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tiga personel penjaga perdamaian Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas pada United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon. Prosesi penghormatan dilaksanakan di tempat persemayaman di Ruang Tengah Terminal VIP, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten, pada Sabtu, 4 April 2026.
Dengan penuh rasa hormat, Presiden memberikan penghormatan kepada tiga jenazah personel penjaga perdamaian Indonesia yakni Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, serta Kopda Anumerta Farizal Rhomadon. Prosesi penghormatan oleh Presiden berlangsung khidmat dengan diiringi doa bagi para prajurit yang gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia.
Presiden Prabowo turut menghampiri keluarga yang ditinggalkan satu per satu untuk berinteraksi dan menguatkan mereka. Kepada para keluarga, Presiden menyampaikan ucapan belasungkawa, serta penghormatan atas pengabdian para personel yang gugur.
Baca Lainnya :
- Aji Prasetio Korban Tenggelam di Kali Cilaku Ditemukan Sudah Meninggal
- Rapat Forkopimda dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di Cianjur
- Soal Data KPM, Komisi D Siap Panggil TKSK dan Camat Warungkondang
- Kapolsek Sukaluyu : Pencarian Aji Korban Tenggelam Akan Terjunkan Tim SAR Bandung
- Belum Ditemukan, Aji Prasetyo Tenggelam di Leuwi Lengsir, Sukaluyu
Penghormatan terakhir pun diberikan Kepala Negara kepada ketiga jenazah sebelum pengusungan jenazah menuju tempat dilaksanakannya upacara persemayaman. Upacara tersebut rencananya akan dilaksanakan sebelum ketiga jenazah diberangkatkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan.
Ketiga jenazah personel pasukan perdamaian Indonesia yang gugur tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 17.20 WIB. Sebelumnya, pada Kamis (2/4), telah dilaksanakan upacara pelepasan dan penghormatan kepada ketiga personel tersebut di Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Lebanon yang dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL.
Turut hadir dalam prosesi penghormatan tersebut yakni Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para kepala staf angkatan.
Di tengah suasana penuh penghormatan, bangsa ini kembali diingatkan bahwa perdamaian dunia tidak datang tanpa pengorbanan. Tiga prajurit TNI tersebut telah menunaikan tugas mulia tertinggi seorang tentara, berjuang hingga titik terakhir demi kemanusiaan.
Mereka gugur, namun jasa dan semangatnya akan terus hidup di setiap langkah Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. (tim dens).











