- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
Plt Kepala BKPSDM Cianjur Heri Farid: Formasi dokter Spesialis Kurang Peminat

Keterangan Gambar : Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cianjur, Heri Farid.
Pinusnews.id - Formasi dokter spesialis di Kabupaten Cianjur kurang peminat. Dari 50 kuota yang disiapkan pada seleksi calon PNS, tidak ada satupun pendaftar.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cianjur, Heri Farid, menampik tidak adanya peminat mengisi kuota formasi dokter spesialis karena minim sosialisasi.
“Kalau sosialisasi kami sudah menjalankannya dan masyarakat pun sudah tahu,” kata Heri di Cianjur, pada Jumat, 13 Desember 2024.
Baca Lainnya :
- Polsek Mande Semangati Warga Ajakan 3M, Ini Tujuannya
- Tiga Pemotor Dikejar, Ditendang, Terjadilah Tabrakan
- Perketat Prokes, Polres Cianjur Tak Kendor Razia Masker
- Hidup 10 Tahun Berdempetan dengan Kandang Domba, Relawan Garda Manjur Kirim Bahan untuk Bangun Rumah
- Polsek Agrabinta Dorong Warga Prokes 3M
Heri menduga, tidak adanya pendaftar untuk formasi tersebut lantaran di Kabupaten Cianjur minim lulusan dokter spesialis. Heri tak menyebutkan secara gamblang kouta untuk formasi dokter spesialis.
“Mungkin lulusan dokter spesialis di Cianjur itu terbatas,” ujarnya.
Selain itu, Heri juga memperkirakan dokter spesialis yang ada di Kabupaten Cianjur tidak memiliki minat untuk menjadi PNS.
“Kalau adapun, dokter spesialis kurang minat menjadi PNS karena berbagai alasan,” pungkasnya. (tim-dens).











