- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
Pemdaprov Jabar Akan Subsudi Biaya Angkut Hasil Pertanian Menggunakan Kereta Api

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Pinusnews.id - Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar akan mansubsidi biaya angkut hasil pertanian dengan menggunakan gerbong khusus kereta api. Menurut Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, hal itu menjadi kesepakatan antara Pemdaprov Jabar, Kementerian Perhubungan dan BUMN (PT. KAI).
"Kuta sudah sepakat untuk menyediakan gerbong khusus mengangkut hasil pertanian. Nanti biayanya disubsidi oleh Pemprov," kata KDM di Gedung Negara Pakuan, Jumat (10/10/2025).
Dalam pertemuan itu juga dibahas mengenai reaktivasi jalur KA Padalarang-Cicalengka dan Bandung-Cianjur-Sukabumi-Bogor sampai ke Jakarta.
Baca Lainnya :
- Pelantikan Pengurus Syarikat Islam Kab. Cianjur Masa Jihad 2020-2025
- Info untuk Bupati Cianjur, 170 Rumah Tidak Layak Huni di Desa Tanjungsari Harus Cepat DibantuÂ
- Pulihkan Ekosistem, Komunitas Mancing BMWC Tanam Ribuan Benih Ikan
- Satpol PP Cianjur Sambut Tahun Baru dengan Operasi Miras
- Awas Copet di Angkot Cianjur Makin Menggila
"Selain itu, ada juga pembahasan tentang optimalisasi bandara Kertajati yang akan digunakan khusus angkutan jamaah haji dan umroh. Supaya bandara itu tidak nganggur terus, itu kan aset Pemprov Jabar yang bernilai tinggi. Sekarang lagi dibicarakan dan dihitung skema pembiayaannya," terang KDM. (Pun-dens).











