- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
Peluncuran Buku 364+1 INSPIRASI HARIAN, Lahir dari Perenungan Selama Covid-19 Krisis Batin dan Sprit
Oleh : tim dens
Keterangan Gambar : Dosen senior dan Guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Achmad Tjahja N, bersama Akademisi.
Pinusnews.id - Dunia literasi dan spiritualitas Indonesia kembali mendapat suntikan segar melalui peluncuran buku “364+1 INSPIRASI HARIAN” karya Prof. Dr. Achmad Tjahja N., SP., MP., CFrA., PIA., CACP., CHI, seorang guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan alumnus SMUN 20 Kota Bandung.
Buku ini lahir dari perenungan mendalam selama pandemi Covid-19, saat banyak orang mengalami krisis batin dan spiritual.
Melalui refleksi pribadi, catatan pengajian daring, hingga dialog sosial, Prof. Achmad menyusun lebih dari 1.500 tulisan inspiratif, yang kemudian diramu menjadi 364 catatan harian, plus satu tambahan khusus untuk pembaca menjadikan mereka bagian dari narasi.
Baca Lainnya :
- Pom Mini Hangus Terbakar dan Meledak di Sukaluyu
- Manajemen Qoha Ajak Patuhi Prokes 3M dan Konsumsi Air Minum Sehat
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
- Paslon Toha-Ade (Hade) : Selamat, Hasil Quick Count Versi Cyrus Network BHS-M Unggul
- Hitungan Sementara Suara Pilkada 2020 di Cianjur
“Covid-19 menjadi pemukul batin yang luar biasa. Banyak dari kita kehilangan arah dan membutuhkan ketenangan, bukan hanya fisik, tapi juga jiwa,” tulis sang penulis dalam pengantar bukunya.
Berbeda dari karya akademik pada umumnya, “Inspirasi Harian” tampil dengan gaya tutur yang membumi, reflektif, dan mudah dipahami. Nilai-nilai Qur’ani yang disampaikan tidak berkesan menggurui, melainkan merangkul, menyentuh sisi terdalam jiwa pembaca.
Peluncuran buku ini mendapat apresiasi dari banyak pihak, salah satunya dari Ombudsman Republik Indonesia, yang disampaikan langsung oleh anggotanya, Yeka Hendra Fatika.
“Ini buku antik. Ini buku penting. Bahasanya low-context, sangat mudah dipahami. Saya harap buku ini hadir di seluruh Gramedia dan perpustakaan Indonesia,” ungkap Yeka.
Ia menambahkan, buku ini menjadi pengingat penting di tengah fenomena masyarakat yang berlomba-lomba menonjolkan ego dan pencitraan.
“Kang Achmad TJ dengan sederhana menuliskan ‘Jika berkuasa jangan merasa’ (halaman 25), dan ‘Belajarlah rendah hati, bukan rendah diri’ (halaman 55)," ujarnya.
Apresiasi juga datang dari kalangan alumni SMUN 20 Kota Bandung, seperti Mochamad Helmy, yang menyebut buku ini sebagai “vitamin bagi otot, otak, dan nurani” untuk menjalani hidup secara aktif, positif, dan spiritual.
Lebih dari sekadar buku, “364+1 Inspirasi Harian” merupakan panduan kehidupan modern yang padat makna, namun tetap ramah pembaca awam. Ia bukan hanya menjawab kebutuhan spiritualitas pasca-pandemi, tetapi juga menawarkan pencerahan bagi siapa saja yang ingin hidup lebih sadar, damai, dan terhubung pada nilai-nilai Ilahiah.











