- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
Pahlawan Prawatasari yang Asing di Tanah Kelahirannya Cianjur

Keterangan Gambar : Pahlawan besar RHA. Prawatasari kelahiran Cianjur, Jawa Barat.
pinusnews.id Cianjur -Seorang pahlawan besar yg asing di tanah kelahirannya Cianjur.
Beliau adalah R.H.Alit'Prawatasari yg masih terikat saudara dgn Aria Wiratanu datar (Dalem Cianjur pertama).
Ketika kaum penjajah Belanda memperbudak rakyat Cianjur dgn praktek tanam paksanya,
Baca Lainnya :
- Serka Dedi Rahmat Bantu Warga Pengecoran Jalan Desa
- Kadis PUTR Cianjur Tinjau Pekerjaan Jalan Beton di Cianjur Selatan
- Komunitas Maenpo Cikalong Cianjur
- Kini Hadir Gerai Starbucks di Jalan Dr. Muwardi By Pass Cianjur
- Sosialisasi Penandaan dan Pendataan Ternak Pendukung Optimalisasi Pelaksanaan Vaksinasi PMK
Dalem Cianjur tidak bisa berbuat banyak tapi hal itu justru menjadikan darah R.A.Prawatasari mendidih, dan hatinya berontak. Lalu membentuk pasukan santri dan di dukung oleh Bupati pertama Bogor yg bernama R.Tanujiwa.
Untuk memudahkan dalam membantu perjuangan R.Prawatasari, R.Tanujiwa sengaja masuk menjadi salah satu komandan serdadu Belanda, sehingga pasukan santri mendapat julukan "Pasukan siluman" karena sangat sulitnya disergap.
Namun, belakangan diketahui bahwa hal tersebut karena peran dari R.Tanujiwa. Pemberontakan terjadi sebelum peristiwa Pangeran Diponegoro, yaitu dari tahun 1700 sampai dengan 1703 di areal pemberontakan dari Banten sampai Bagelen Jawa tengah.
Ahirnya R.Tanujiwa di tangkap dan di buang sementara R.H A. Prawatasari dibunuh di mutilasi di Bagelen. Dari peristiwa sejarah tersebut, bisa petik betapa sangat teganya penguasa baik pembiaran dari pihak pemimpin sendiri maupun kezoliman dari kaum penjajah.
Dahulu RHA. Prawatasari dianggap pemberontak yang mengacaukan pemerintahan sehingga mati terbunuh. Tapi sejak kapan beliau menyandang pahlawan Nasional dan di katakan gugur?
Penulis: Tatang Setiadi











