- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- Pemkab Cianjur Bagikan 100 Sertifikat dan 65 Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Agrabinta
- Wagub Erwan Serukan Masyarakat Jabar Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
- Dinas Pendidikan Cianjur Atasi 2.079 Calon Siswa Belum Tembus SPMB: Solusi dan Arahan untuk Orang Tu
Nuzulur Qur\'an di Cianjur Jadi Penguat Iman dan Kepedulian Sosial Melalui Gebyar Zakat

Keterangan Gambar : Rangkaian dari momen peringatan Nuzulul Qur'an diisi dengan Gebyar Zakat, di Masjid Agung Cianjur, Jumat, 6 Maret 2026.
Pinusnews.id - Peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan Gebyar Zakat, Infaq, dan Shadaqah menjadi momen sakral di Masjid Agung Cianjur pada Jumat (6/3/2026). Acara ini dihadiri Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, bersama Wakil Bupati Ramzi, Ketua DKM Masjid Agung Cianjur, Kepala Bagian Kesra Cianjur, tokoh agama, serta ratusan warga. Kegiatan ini diisi tausiah menyentuh dari KH. Misfalah Yusuf menambah khidmat, mengajak hadirin merenungkan turunnya wahyu pertama Al-Qur’an sebagai fondasi kehidupan umat Islam.
Bupati Wahyu membuka sambutannya dengan menekankan makna mendalam peringatan ini. "Peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk mengingat turunnya wahyu Allah SWT sebagai petunjuk bagi kehidupan manusia," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar sumber keimanan, melainkan pedoman utama untuk membangun peradaban maju, menumbuhkan ilmu pengetahuan, dan mempererat kepedulian sosial di masyarakat.
Di tengah tantangan moral, sosial, dan ekonomi yang kian kompleks, Bupati mengingatkan agar nilai-nilai Al-Qur’an menjadi cahaya penerang. Ia menekankan bahwa umat harus menjadikan kitab suci itu bukan hanya bacaan ritual, tapi tuntunan praktis sehari-hari agar tetap di jalan lurus.
Baca Lainnya :
- Kapolsek Sukaluyu : Pencarian Aji Korban Tenggelam Akan Terjunkan Tim SAR Bandung
- Belum Ditemukan, Aji Prasetyo Tenggelam di Leuwi Lengsir, Sukaluyu
- Politisi Partai Nasdem, Rela Sisihkan Gaji Untuk Jompo dan Anak Yatim
- Dodit Ardian Penjabat Sekda Cianjur Gantikan Cecep Alamsyah
- Satpol PP Cianjur Gelar Operasi Yustisi
Pandangan ini menggugah hadirin untuk merefleksikan bagaimana wahyu ilahi bisa menjawab kegelisahan zaman modern. Gebyar Zakat, Infaq, dan Shadaqah yang diselenggarakan BAZNAS Cianjur menjadi bukti nyata implementasi ajaran Al-Qur’an dalam solidaritas sosial.
Bupati menegaskan peran strategis zakat: "Zakat tidak hanya merupakan kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan, memperkecil kesenjangan sosial, serta memperkuat kesejahteraan umat." Kegiatan ini menunjukkan bagaimana ibadah finansial bisa jadi alat pemberdayaan ekonomi.
Pada bagian akhir, Bupati mengajak semua pihak—aparatur pemerintah, ASN, pelaku usaha, dan masyarakat—untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi guna pengelolaan yang transparan dan tepat sasaran. Dengan demikian, zakat berpotensi menjadi kekuatan besar mendukung program pengentasan kemiskinan di Cianjur. (dens).











