- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Musim Hujan Mengguyur, Harga Sayuran Naik di Pasar Cianjur?

Keterangan Gambar : Seorang petani saat memanen sayuran pakcoy.
Pinusnews.id - Musim hujan yang disertai angin kini mulai mengguyur di wilayah Cianjur, salah satunya di daerah penghasil sayuran seperti di Kecamatan Pacet, dan Cipanas.
Imbas dari musim hujan dan yang disertai angin, semua jenis tanaman sayuran kini mulai sulit untuk didapatkan. Hal tersebut lantaran lambatnya pertumbuhan benih sayuran karena diguyur hujan dan juga angin kencang.
Salah satu petani sayuran di Kampung Gunungputri, Desa Sukatani Kecamatan Pacet, Cianjur, Nanang (40), mengatakan, imbas dari musim hujan dan angin harga sayuran mengalami kenaikan.
Baca Lainnya :
- Akibat Sosialisasi Kurang Gencar, Ada Warga Pinggiran Cianjur Tak Tahu Pilkada
- Kini di Cianjur Hadir Layanan Virtual Grab Driver Center
- Polsek Mande Semangati Warga Ajakan 3M, Ini Tujuannya
- Waduh, Warga Dua Desa di Naringgul Cianjur Keluhkan Proyek Jalan Mangkrak
- Masa Pandemi Corona, Ini Kepedulian Sosial Anggota Komisi XI DPR RI Ecky
"Kondisi hujan yang disertai angin kencang seperti sekarang ini memang berimbas kepada harga, selain barangnya sulit didapatkan, cuaca tergolong ekstrem," kata Nanang, Jumat (20/12/2024).
Menurut Nanang, seperti harga sayuran jenis pakcoy, sebelumnya Rp500 kini ada yang berani bayar Rp10 ribu per kilo.
"Mungkin karena hujan terus-terusan, kualitas sayuran tidak maksimal, apalagi kalau sudah dihantam angin, tak sedikit plastik penutup sayuran juga bibit banyak yang rusak," ujarnya. (tim).











