- Pemkab Cianjur Perkuat Komitmen Anti-Korupsi Melalui Kode Etik dan TPP
- Kejari Cianjur Perkuat Integritas Pengelola Madrasah melalui Pencerahan Hukum
- DTPHP Cianjur Perkuat Kesiapan Koperasi Merah Putih Lewat Sinergi Pertanian
- Disperkim Cianjur Percepat Hunian Aman bagi Warga Terdampak Bencana
- Bapenda Cianjur Perkuat Evaluasi PAD demi Pembangunan yang Lebih Maju
- Bupati dan BAZNAS Cianjur Hadir Cepat, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Kebakaran di Cilaku
- Disdikpora Cianjur Membangun SD Negeri Hegarsari lewat Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026
- Bapperida Cianjur Perkuat Bukti Dukung Inovasi demi Reformasi Birokrasi yang Lebih Baik
- Provinsi Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah Sampai ke Desa
- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
Musim Hujan Mengguyur, Harga Sayuran Naik di Pasar Cianjur?

Keterangan Gambar : Seorang petani saat memanen sayuran pakcoy.
Pinusnews.id - Musim hujan yang disertai angin kini mulai mengguyur di wilayah Cianjur, salah satunya di daerah penghasil sayuran seperti di Kecamatan Pacet, dan Cipanas.
Imbas dari musim hujan dan yang disertai angin, semua jenis tanaman sayuran kini mulai sulit untuk didapatkan. Hal tersebut lantaran lambatnya pertumbuhan benih sayuran karena diguyur hujan dan juga angin kencang.
Salah satu petani sayuran di Kampung Gunungputri, Desa Sukatani Kecamatan Pacet, Cianjur, Nanang (40), mengatakan, imbas dari musim hujan dan angin harga sayuran mengalami kenaikan.
Baca Lainnya :
- Akibat Sosialisasi Kurang Gencar, Ada Warga Pinggiran Cianjur Tak Tahu Pilkada
- Kini di Cianjur Hadir Layanan Virtual Grab Driver Center
- Polsek Mande Semangati Warga Ajakan 3M, Ini Tujuannya
- Waduh, Warga Dua Desa di Naringgul Cianjur Keluhkan Proyek Jalan Mangkrak
- Masa Pandemi Corona, Ini Kepedulian Sosial Anggota Komisi XI DPR RI Ecky
"Kondisi hujan yang disertai angin kencang seperti sekarang ini memang berimbas kepada harga, selain barangnya sulit didapatkan, cuaca tergolong ekstrem," kata Nanang, Jumat (20/12/2024).
Menurut Nanang, seperti harga sayuran jenis pakcoy, sebelumnya Rp500 kini ada yang berani bayar Rp10 ribu per kilo.
"Mungkin karena hujan terus-terusan, kualitas sayuran tidak maksimal, apalagi kalau sudah dihantam angin, tak sedikit plastik penutup sayuran juga bibit banyak yang rusak," ujarnya. (tim).











