- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
Made Setiawan: Waspadai Cuaca Ekstrim, Rentan Picu Berbagai Penyakit Infeksi

Keterangan Gambar : Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Made Setiawan.
Pinusnews.id - Kondisi cuaca ekstrem saat ini selalu berubah-ubah. Keadaan ini harus diwaspadai karena menjadi rawan terhadap kesehatan, rentan memicu berbagai penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Hal tersebut diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Made Setiawan, di Pemda Cianjur, Jumat, 5 September 2025.
"Kami mengimbau masyarakat menjaga kondisi daya tahan tubuh, dan selalu menjaga kesehatan," ucap Made Setiawan.
Baca Lainnya :
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
- Peranan PT. Bukit Naga Mas Kembangkan UMKM di Cianjur
Menurut Made Setiawan, segala sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan harus selalu dijaga dengan baik, sehingga terbiasa perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Ini sangat dimungkinkan bisa menangkal kerentanan penyakit menyebar saat cuaca ekstrem.
"Jadi, kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan sangat diperlukan," imbuh Pj Kadinkes Kabupaten Cianjur, Made Setiawan.
Selain itu, Made Setiawan juga mengingatkan pentingnya kebersihan lingkungan, terutama mencegah potensi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Jika cuaca ekstrim seperti ini biasanya rentan infeksi saluran napas, influenza biasa, atau radang disebabkan staphylococcus.
"Tidak menutup kemungkinan penyakit itu berasal dari l bakteri yang lainnya," jelas Made Setiawan.
Made memaparkan juga, pada kondisi cuaca seperti saat ini, harus senantiasa bisa meningkatkan hal-hal yang mengarah kepada daya tahan tubuh.
"Salah satu upaya meningkatkan ketahanan tubuh adalah dengan menerapkan PHBS. Itu yang harus dipegang," ungkap Made Setiawan.
Lebih dari itu Made Setiawan mengungkapkan, adanya upaya lain yang tak kalah penting ialah asupan makanan bergizi. Perlu juga dibarengi olahraga dan istirahat yang cukup, hindari juga stres, maksudnya pola-pola ini akan meningkatkan imunitas.
"Itulah kunci-kuncinya untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita, yang harus selalu terjaga setiap waktu," pungkas Made Setiawan. (dens).











