- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- Pemkab Cianjur Bagikan 100 Sertifikat dan 65 Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Agrabinta
- Wagub Erwan Serukan Masyarakat Jabar Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
- Dinas Pendidikan Cianjur Atasi 2.079 Calon Siswa Belum Tembus SPMB: Solusi dan Arahan untuk Orang Tu
Langkah Strategis Dinkes Cianjur: PONEK di RSUD Pagelaran untuk Kesehatan Ibu dan Bayi yang Lebih Ba

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dr. I Made Setiawan.
Pinusnews.id - Peluncuran pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pagelaran menandai tonggak penting dalam upaya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur untuk memperkuat sistem kesehatan masyarakat. Di bawah kepemimpinan dr. I Made Setiawan, Dinkes Cianjur terus menunjukkan komitmennya dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu serta neonatal, yang menjadi prioritas utama di wilayah pedesaan seperti Pagelaran.
dr. I Made Setiawan, Kepala Dinkes Cianjur, secara pribadi mengucapkan selamat atas terselenggaranya pelayanan ini, menegaskan peran aktif dinas dalam mendorong inovasi layanan darurat obstetri dan neonatal. Kinerja Dinkes yang proaktif terlihat dari koordinasi intensif dengan rumah sakit daerah, memastikan infrastruktur dan tenaga ahli siap menangani kasus emergensi secara cepat dan efektif.
"Kami berharap terselenggaranya pelayanan PONEK ini dapat menjadi langkah strategis dalam berkontribusi menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu serta neonatal di Kabupaten Cianjur," kata I Made Setiawan, belum lama ini di Cianjur.
Baca Lainnya :
- Komisi D DPRD Cianjur Pertanyakan Rencana Pembangunan BLK TKI
- Penemuan Mayat Pria Gegerkan Warga Ciranjang.
- Cianjur Dapat Penghargaan Harmony Award 2020 dari Kementrian Agama RI.
- Pelaku UMKM PT. Bukit Naga Mas, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cianjur
- Oknum Berinisial S, Pegawai Satpol PP Cianjur Diduga Lakukan Penipuan
Pernyataan tersebut mencerminkan visi Dinkes Cianjur yang tidak hanya reaktif, melainkan proaktif dalam membangun jaringan pelayanan kesehatan yang holistik untuk warga.
Lebih lanjut, apresiasi dr. I Made Setiawan kepada Bupati Cianjur menyoroti sinergi lintas instansi yang menjadi kekuatan utama Dinkes. Kepala dinas menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan, komitmen, serta perhatian Bupati dalam penguatan sistem pelayanan kesehatan ibu dan anak, membuktikan kemampuan Dinkes dalam memobilisasi sumber daya untuk dampak maksimal.
Kinerja gemilang Dinkes Cianjur di bawah dr. I Made Setiawan juga terlihat dari pendekatan berkelanjutan, di mana pelayanan PONEK dirancang untuk beroperasi optimal jangka panjang. Ini bukan sekadar program sementara, melainkan investasi jangka panjang yang meningkatkan aksesibilitas layanan darurat bagi warga terpencil, sehingga menekan angka mortalitas secara signifikan.
"Semoga pelayanan PONEK di RSUD Pagelaran dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan keselamatan ibu dan bayi di Kabupaten Cianjur, demi terwujudnya kesehatan masyarakat Cianjur yang lebih baik," imbuh I Made Setiawan. Ungkapan ini menggarisbawahi dedikasi Dinkes dalam mewujudkan masyarakat sehat, dengan PONEK sebagai pilar utama.
Inisiatif ini memperkuat citra Dinkes Cianjur sebagai motor penggerak kesehatan daerah, siap menghadapi tantangan demografi dan geografis. Dengan kepemimpinan visioner dr. I Made Setiawan, warga Cianjur kini punya harapan lebih cerah untuk masa depan sehat bagi ibu dan bayi mereka. (dens).











