- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
- Infak Kemanusiaan TK Thamrin Putradjaya dan BAZNAS Cianjur untuk Saudara di NTT
- DPMPTSP Cianjur Gerakkan Investasi di Tengah Tantangan Lahan
- Inilah Sikap Politik Ketua PSI Cianjur Terhadap Persoalan UHC di Kabupaten Cianjur
Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Pemberdayaan ekonomi umat tidak cukup hanya dilakukan dengan memberikan bantuan. Masyarakat membutuhkan program yang tepat, dukungan nyata, serta pendampingan yang berkelanjutan agar bantuan tersebut benar-benar mampu mengubah kehidupan dan menguatkan usaha mereka. Semangat inilah yang menjadi dasar Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA).
Di Kabupaten Cianjur, program tersebut diwujudkan melalui kolaborasi antara Kementerian Agama Kabupaten Cianjur dan BAZNAS Kabupaten Cianjur. Penyerahan bantuan kepada penerima manfaat dilaksanakan secara hybrid dalam kegiatan nasional yang dipusatkan di KUA Kecamatan Pacet, Kamis, 17 September 2026. Sebanyak 10 masyarakat Cianjur menerima manfaat program untuk mendukung pengembangan usaha mereka.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pemberdayaan akan lebih kuat apabila dilakukan secara bersama-sama. Kementerian Agama berperan sebagai perancang program, BAZNAS menjadi penggerak dana zakat, sementara KUA hadir sebagai pendamping yang dekat dengan masyarakat di lapangan.
Baca Lainnya :
- Polisi Bekuk Oknum Pendamping PKH Maling Dana KPM Ratusan Juta Rupiah
- Mantaap, Cianjur Jadi Tuan Rumah HPN 2021
- Aneh, Soal BPNT Warga Dapat Ayam Hidup Bukan Daging Ayam
- Pekerja Pembangunan Gedung Setda Cianjur Bagai "Superman"
- Cekcok Soal Batas Tanah, Asep Babak-Belur Dihajar TetangganyaÂ
Tiga kekuatan tersebut bergerak dalam satu tujuan, yaitu menjadikan bantuan sebagai modal produktif yang dapat membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan, dan mendorong penerima manfaat menuju kemandirian.
Apresiasi patut diberikan kepada BAZNAS Kabupaten Cianjur yang turut menghadirkan kepedulian dan dukungan nyata dalam program ini. Melalui dana zakat yang dikelola secara produktif, BAZNAS Cianjur tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga ikut membuka jalan bagi tumbuhnya usaha.
Kebersamaan dengan Kementerian Agama dan KUA menjadi contoh bahwa zakat dapat menjadi kekuatan ekonomi yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Salah satu penerima manfaat program ini adalah Saeful Huda Assidiq, pelaku usaha Abon Ikan Cakalang Dapur Kasono. Kisah Saeful menggambarkan harapan bahwa bantuan yang disertai pendampingan dapat menjadi pijakan untuk berkembang. Pemberdayaan yang baik bukan sekadar membuat seseorang menerima bantuan, melainkan membantu mereka membangun usaha, memperluas kesempatan, dan berdiri lebih mandiri.
Melalui kolaborasi Kemenag Cianjur, BAZNAS Cianjur, dan KUA Kecamatan Pacet, semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan memberi dampak nyata bagi ekonomi masyarakat. (dens).










