- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
- Dinas Pertanian Cianjur Perkuat Hilirisasi Produk Unggulan Daerah Bersama BRIN
- Pemerintah Cianjur Diperintahkan Hadir Lebih Dekat untuk Warga Terdampak Bencana
- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
Kini RSUD Sayang Cianjur Miliki Rumah Singgah Bagi Pasien Penderita Kanker

Keterangan Gambar : Dirut RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy, mendampingi Bupati Cianjur Herman Suherman meresmikan rumah singgah pasien penderita kanker tersebut.
Pinusnews.id - RSUD Sayang Cianjur sudah memiliki rumah singgah bagi pasien penderita kanker. Secara resmi, rumah singgah mulai dioperasikan seusai diresmikan Bupati Cianjur Herman Suherman, Senin, 23 September 2024.
Peresmian secara simbolis dilakukan dengan penandatanganan prasasti dan gunting pita. Keberadaan rumah singgah bertujuan menjadi tempat menginap maupun beristirahat bagi pasien yang tengah melakukan pengobatan kemoterapi.
“Ketua Yayasan Kanker Kabupaten Cianjur itu istri saya. Setiap saat selalu memikirkan dengan kondisi penderita kanker yang sedang berobat. Terutama pasien yang dari Cianjur selatan,” kata Herman, Senin, 23 September 2024.
Baca Lainnya :
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
- Kepala Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Terpapar Covid-19
- Bhabinkhamtibmas Desa Sukamaju Cianjur Pasang Maklumat Kapolri Hingga Antisipasi C3
- Secara Kontinyu, Polsek Campaka Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan Penyebaran Covid-19
Kondisi itu membuat pemerintah daerah setempat memikirkan membuat rumah singgah. Herman segera berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah seperti Dinkes, Dinas Perkim, DLH, RSUD Sayang, maupun Perumdam Tirta Mukti.
Disebutkan pula bahwa terdapat dua ruangan yang dapat digunakan pasien, dan ruangannya tersebut bisa menampung sebanyak 20 orang.
“Kebetulan Pemkab Cianjur ada tanah sehingga bersama-sama mendirikan alias rereongan,” ujarnya.
Sementara itu, Dirut RSUD Sayang Cianjur Irvan Nur Fauzy mengatakan, ke depan ruangan di rumah singgah akan ditambah khusus pasien kanker.
“Memang ada dua ruangan yang diaktifkan. Nanti bisa mencapai enam ruangan,” kata Irvan Nur Fauzy.
Selain fasilitas untuk pasien penderita kanker, nanti RSUD Sayang Cianjur bakal menambah fasilitas untuk pasien gangguan jiwa.
“Nanti akan ada rawat inap jiwa untuk ODGJ,” jelas Dirut RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy kepada wartawan. (dens).











