- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
Kini RSUD Sayang Cianjur Miliki Rumah Singgah Bagi Pasien Penderita Kanker

Keterangan Gambar : Dirut RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy, mendampingi Bupati Cianjur Herman Suherman meresmikan rumah singgah pasien penderita kanker tersebut.
Pinusnews.id - RSUD Sayang Cianjur sudah memiliki rumah singgah bagi pasien penderita kanker. Secara resmi, rumah singgah mulai dioperasikan seusai diresmikan Bupati Cianjur Herman Suherman, Senin, 23 September 2024.
Peresmian secara simbolis dilakukan dengan penandatanganan prasasti dan gunting pita. Keberadaan rumah singgah bertujuan menjadi tempat menginap maupun beristirahat bagi pasien yang tengah melakukan pengobatan kemoterapi.
“Ketua Yayasan Kanker Kabupaten Cianjur itu istri saya. Setiap saat selalu memikirkan dengan kondisi penderita kanker yang sedang berobat. Terutama pasien yang dari Cianjur selatan,” kata Herman, Senin, 23 September 2024.
Baca Lainnya :
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
- Kepala Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Terpapar Covid-19
- Bhabinkhamtibmas Desa Sukamaju Cianjur Pasang Maklumat Kapolri Hingga Antisipasi C3
- Secara Kontinyu, Polsek Campaka Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan Penyebaran Covid-19
Kondisi itu membuat pemerintah daerah setempat memikirkan membuat rumah singgah. Herman segera berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah seperti Dinkes, Dinas Perkim, DLH, RSUD Sayang, maupun Perumdam Tirta Mukti.
Disebutkan pula bahwa terdapat dua ruangan yang dapat digunakan pasien, dan ruangannya tersebut bisa menampung sebanyak 20 orang.
“Kebetulan Pemkab Cianjur ada tanah sehingga bersama-sama mendirikan alias rereongan,” ujarnya.
Sementara itu, Dirut RSUD Sayang Cianjur Irvan Nur Fauzy mengatakan, ke depan ruangan di rumah singgah akan ditambah khusus pasien kanker.
“Memang ada dua ruangan yang diaktifkan. Nanti bisa mencapai enam ruangan,” kata Irvan Nur Fauzy.
Selain fasilitas untuk pasien penderita kanker, nanti RSUD Sayang Cianjur bakal menambah fasilitas untuk pasien gangguan jiwa.
“Nanti akan ada rawat inap jiwa untuk ODGJ,” jelas Dirut RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy kepada wartawan. (dens).











