- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
Kick-off BISLAF 2026 di Cianjur: Peluang Emas UMKM Naik Kelas Lewat Pembiayaan Profesional

Keterangan Gambar : Kegiatan strategis nasional Kick-off BISLAF 2026 bersama Kementerian Koperasi dan UKM (UMKM), di Hotel Gino Feruci Cianjur, Kamis, 12 Februari 2026.
Pinusnews.id - Pada Kamis, 12 Februari 2026, Ruang Pertemuan Hotel Gino Feruci Cianjur, telah digelar pembukaan kegiatan strategis nasional: Kick-off BISLAF (Bisnis Layak Funding) 2026 bersama Kementerian Koperasi dan UKM (UMKM).
Acara ini dihadiri Bupati Cianjur yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifa’i Azhari, yang didampingi Kepala Dinas Koperasi UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur, Dedi Supriadi, menandai komitmen pemerintah daerah untuk mendongkrak sektor UMKM—tulang punggung ekonomi lokal yang sering terhambat akses modal.
BISLAF 2026 bukan sekadar seremoni pembukaan, melainkan program jangka panjang Kementerian UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah di seluruh Indonesia. Fokus utamanya pada pembiayaan profesional: melatih pelaku usaha agar layak, siap, dan mampu mengakses dana secara berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- 8 Kades Ontrog Kantor Camat Warungkondang, Ada Apa?
- Naringgul Cianjur Dilanda Banjir
- Polisi Cianjur Tangkap Pembunuh Pegawai Koperasi
- Kunjungan Kerja Danrem 061– Suryakencana ke Cianjur
- Komisi D DPRD Cianjur Pertanyakan Rencana Pembangunan BLK TKI
Pemilihan Cianjur sebagai lokasi kick-off bukan kebetulan; kabupaten ini kaya potensi UMKM seperti kerajinan, agroindustri, dan kuliner, tapi masih butuh sentuhan manajemen modern untuk bersaing.
Dalam sambutannya, Sekda Ahmad Rifa’i Azhari menyampaikan antusiasme Pemerintah Kabupaten Cianjur. “Kami ucapkan selamat datang dan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Kementerian UMKM yang telah memilih Cianjur sebagai tempat pembukaan kegiatan strategis ini. Ini peluang besar bagi pelaku UMKM kita untuk meningkatkan kualitas manajemen usaha, tata kelola keuangan, serta memperluas akses permodalan,” ujarnya.
Beliau menekankan harapan agar program ini membawa UMKM Cianjur 'naik kelas', dengan perencanaan bisnis matang untuk bersaing di tingkat regional dan nasional.
Harapan itu realistis. Akses pembiayaan yang terbuka dan terarah bisa mempercepat pertumbuhan UMKM, yang menyumbang hingga 60% PDB nasional. Di Cianjur, ini berarti lapangan kerja baru, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan ekonomi lokal lebih tangguh menghadapi fluktuasi global.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan kunjungan Sekda bersama Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM ke pameran UMKM Cianjur serta lokasi usaha di wilayah setempat—langkah konkret untuk menjembatani kebijakan dengan realitas lapangan.
Kick-off BISLAF 2026 di Cianjur jadi momentum berharga. Bagi pelaku UMKM, ini pintu masuk menuju profesionalisme; bagi pemerintah daerah, bukti sinergi pusat-daerah. Yang terpenting, hasilnya harus terukur: bukan hanya dana mengalir, tapi usaha yang mandiri dan berkelanjutan. (dens).











