- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
Ketua DPRD Cianjur Metty Triantika: Sudah 100 Orang Diduga Keracunan pada Program MBG

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika.
Pinusnews.id - Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika, sangat menyayangkan terus terulangnya dugaan keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan laporan, sekitar 100 orang menjadi korban dalam beberapa peristiwa dugaan keracunan tersebut.
Metty meminta semua pihak yang terkait dengan MBG untuk tidak menganggap sepele peristiwa ini dan harus segera mencari tahu penyebab pastinya.
"Tidak boleh dianggap sepele. Ini kejadian luar biasa yang harus diseriusi. Harus dicari tahu penyebab pastinya secara berturut-turut," kata Metty pada Sabtu, 13 September 2025.
Baca Lainnya :
- Peduli Sosial, Komunikasi di Cianjur Bagikan Masker dan Bersihkan Taman Kota
- Jelang Nataru, Ribuan Miras Bermerek Diamankan, Langsung Dimusnahkan
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
Selain itu, Metty juga meminta agar diberikan pendampingan bagi para korban dugaan keracunan, termasuk dukungan psikologis untuk mencegah trauma pada anak-anak yang menerima makanan dari program MBG.
"Ini yang harus diperhatikan juga, termasuk psikologis anaknya. Jangan sampai mereka trauma dengan makanan yang diterima dari program MBG," ujarnya.
Metty menekankan bahwa beberapa kejadian dugaan keracunan harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh dan secepatnya. Program MBG, sebagai program pemerintah yang memiliki tujuan baik, harus dijalankan dengan baik dan aman untuk masyarakat.
"Tujuan program ini baik. Jangan sampai terjadi masalah yang berturut-turut. Tentu harus ada evaluasi menyeluruh dan secepatnya," tegasnya. (tim dens).











