- Zmart BAZNAS Cianjur: Mengukir Kemandirian Ekonomi Mustahik Melalui Warung Shara Yuliana
- Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama
- Presiden Prabowo Pastikan Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi di Tengah Ketidakpastian Dunia
- Respons Disnakertrans Cianjur: WFH Fleksibel untuk Penghematan Energi di Perusahaan Swasta.
- Penguatan Edukasi Imunisasi: Kinerja Apik Dinas Kesehatan Cianjur demi Kesehatan Warga
- Pelepasan Penuh Makna: Dedikasi Yajid Ahmad dan Komitmen BKPSDM Cianjur untuk Aparatur Unggul
- Monolog Budaya dan Peran Pers dalam Menguatkan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal di Cianjur
- Seleksi Calon Ketua BAZNAS Cianjur 2026-2031: Langkah Menuju Kepemimpinan Profesional
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Pohon Tumbang Tak Ganggu Aliran Air Bersih untuk Pelanggan
- Kunjungan Takziah Sekda Cianjur dan Kabag Kesra: Simbol Empati Pemerintah di Tengah Musibah
Kesiapsiagaan Nataru, Kemenkes Siapkan Pos Kesehatan di Jalur Mudik
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI Kunta Wibawa Nugraha, saat melepas tim pemantauan pelayanan kesehatan untuk Nataru.
Pinusnews.id - Kementerian Kesehatan melepas Tim Pemantauan Kesiapsiagaan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Hari Libur Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024 di lapangan Upacara Kementerian Kesehatan RI, belum lama berselang.
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI Kunta Wibawa Nugraha dalam sambutannya menyampaikan, pelepasan tim pemantauan tersebut sebagai upaya sektor kesehatan dalam kesiapan pelayanan kesehatan dalam rangka menghadapi hari libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Pemerintah pusat telah bekerja sama dengan pemerintah daerah termasuk dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas dan pelayanan kesehatan lainnya dalam pemantauan jalur libur Natal dan Tahun Baru,” Kata Sekjen Kunta.
Baca Lainnya :
- Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Pengembangan Program Pendidikan di IKN
- Sesaat Tapi Selamanya
- Hak Waris Anak Luar Nikah Pasca Putusan MK 46/ PUU-VIII/2010
- Ketua YPLHI Cianjur: Penanganan Limbah B3 oleh Pengusaha Bidang Medis Buruk Sekali
- Menteri Budi Arie: Surat Edaran AI Jadi Pedoman Penggunaan yang Aman dan Produktif
Sekjen Kunta melanjutkan Kementerian Kesehatan menggerakkan pusat dan daerah untuk menyiapkan pos pelayanan kesehatan di pintu keluar tol, jalur tol operasional, non-tol atau tempat wisata, terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan. Ketersediaan dan kesiagaan ambulans, persiapan puskesmas, rumah sakit dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), serta melakukan promosi kesehatan dan penyebaran informasi secara massif terkait gerakan 3M.
“Pelayanan kesehatan ini bekerja sama dengan dinas kesehatan di daerah dan puskesmas dan juga pelayanan kesehatan lainnya. Arahnya adalah nanti ada di rest area, ada di jalur-jalur yang mudik, termasuk di dalamnya kita menyiapkan juga rumah sakit,” lanjut Sekjen Kunta.
Sekjen Kunta menambahkan tim pemantauan akan melihat kesiapan di KKP, stasiun kereta api, public safety center (PSC), rumah sakit rujukan, puskesmas, pelabuhan, tempat Ibadah, tempat wisata, terminal bus dan Poskes. Tim yang akan diberangkatkan merupakan gabungan lintas program di Kementerian Kesehatan.
Sekjen Kunta menutup sambutannya dengan harapan tim pemantauan pos kesehatan dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan tetap menjaga protokol kesehatan.
Sebanyak 15.746 fasilitas pelayanan kesehatan dioptimalkan pada 6 jalur yang telah disepakati guna sebagai upaya penguatan kesehatan. Diantaranya rumah sakit sebanyak 3.137, Puskesmas 10.147, KKP 51, pos pelayanan kesehatan 2.059 dan PSC 199 sebanyak 352 unit. (Dens-Tim).











