- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
- Dinas Pertanian Cianjur Perkuat Hilirisasi Produk Unggulan Daerah Bersama BRIN
- Pemerintah Cianjur Diperintahkan Hadir Lebih Dekat untuk Warga Terdampak Bencana
- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
Kepala Dinkes Cianjur Duga Penyebab Keracunan Massal Akibat Makanan Tidak Higenis

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal.
Pinusnews.id - Kasus dugaan keracunan massal warga Desa Panyusuhan Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur masih dalam tahap pemeriksaan. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menduga, penyebab keracunan massal akibat proses pengolahan makanan yang tidak higenis.
“Kebanyakan olahan makanan itu tidak dikerjakan di tempat katering. Biasanya, proses memasak saat ada acara atau hajatan dikerjakan di rumah penduduk Termasuk kasus keracunan di Kecamatan Sukaluyu,” kata Kepala Dinkes Cianjur Yusman Faisal kepada wartawan di Cianjur, Selasa, 1 Oktober 2024.
Adapun jumlah korban dugaan keracunan terus bertambah, karena sebelumnya dilaporkan sebanyak 41 orang.
Baca Lainnya :
- Jenazah PMI Tertahan Di Saudi Arabia, LSM FPMI Kirim Surat Ke Presiden Jokowi
- Nelayan Tenggelam di Pantai Cigebang Karawangwangi Cidaun
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
- Heboh, Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Agrabinta Cianjur
Namun kini jumlahnya bertambah menjadi 93 orang. Para pasien pun dipastikan mendapatkan penanganan medis secara baik oleh Puskesmas Sukaluyu, ditambah tim dari Dinkes Cianjur yang ikut membantu pemulihan kondisi medis.
“Puluhan korban dipastikan tertangani tenaga kesehatan Puskesmas Sukaluyu. Kami juga menurunkan tim namanya surveilance atau pencegahan penyakit dan membantu teman-teman di Puskesmas,” imbuh Yusman Faisal.
Terkait kasus itu, Dinkes Cianjur juga sudah mengeluarkan imbauan mengenai kewaspadaan agar masyarakat terhindar dari keracunan makanan.
“Sebenarnya kalau surat edaran kami sudah mengeluarkan. Di dalamnya dicantumkan imbauan risiko keracunan makanan. Selama tahun ini malahan sudah dua kali,” tandas Yusman Faisal. (dens).











