- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
- 1.546 Rumah Layak Huni, Harapan Baru Warga Cianjur
- Rekrutmen Planet Ban di Cianjur Dijadwalkan Ulang, Simak Jadwal Terbarunya
- Pelayanan Dekat, Aspirasi Terdengar: Bupati Cianjur Hadir di Rembug Warga Desa Cidadap
- Disnakertrans Cianjur Buka 14 Pelatihan Gratis untuk Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
- BAZNAS Bangun Rumah Layak Huni untuk Lim dan Solihin, Tempat Pulang yang Lebih Nyaman
- Hiring Day Cianjur Buka Peluang Kerja, Disnakertrans Perkuat Penempatan Pencari Kerja
- Ketua PSI Cianjur Minta Membaca Putusan MK dengan Utuh, Menjaga Politik Tetap Jernih
- DTPHP Cianjur Kawal Penyaluran Pupuk Subsidi, Serapan NPK Tembus 61 Persen
Kemensos Bangun 591 Lumbung Sosial
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Istimewa
Pinusnews.id - Kementerian Sosial telah membangun 591 lumbung sosial yang tersebar di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2022 hingga akhir tahun 2023. Lumbung sosial adalah upaya memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap bencana dengan menyediakan fasilitas dan prasarana logistik dekat dengan lokasi bencana untuk mendukung kesiapsiagaan.
“Hampir seluruh wilayah sudah tersedia lumbung sosial yang secara keseluruhan berjumlah 591 Lumbung Sosial. Bisa diisi oleh pemerintah pusat atau warga setempat,” kata Koordinator bagian Program dan Pelaporan Sekretariat Direktorat Jenderal Perlindungan Sosial Kemensos, Andriana Pudjalaksana saat memberikan paparan tentang Capaian Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kerja Tahun 2024 di Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, di Kantor Kemensos, Kamis (14/12/2023).
Lumbung sosial tersebut dibuat tahun 2022 sebanyak 446 lumbung, dan 145 lumbung sosial dibangun tahun 2023. Lumbung sosial dibuat seiring dengan pendirian Kampung Siaga Bencana. Tujuannya agar memudahkan warga menjangkau bantuan dengan cepat sehingga kebutuhan pokok tercukupi jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
Baca Lainnya :
- Kemenkes Buka Rekrutmen Tenaga Kesehatan Haji
- Presiden Jokowi Perintahkan Menkes Awasi Detail Perkembangan Covid-19
- Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cianjur
- Kampung Kertas di Cianjur Selatan, Bupati: Harus Zero Stunting
- Inggris terus Kembangkan Kerja Sama Berbagai Bidang dengan Jawa Barat
Dikatakan Andriana, anggaran penanganan bencana tahun 2024 sebesar Rp 537.597.067.000,-. Anggaran ini akan mencakup upaya mitigasi maupun respon terhadap bencana. Di antaranya pendirian Kampung Siaga Bencana dan lumbung sosial, edukasi bencana kepada anak, dan penambahan kelengkapan serta logistik untuk kesiapsiagaan.
Selain lumbung, Kemensos juga menyiagakan gudang-gudang logistik yang ada di sentra-sentra Kemensos yang tersebar di seluruh Indonesia. “Kita memiliki sentra-sentra yang kita fungsikan semuanya untuk memberikan multi layanan, termasuk penanganan bencana,” kata Andriana.
Pada kesempatan yang sama, dibahas juga capaian realisasi program keluarga harapan (PKH) yang sudah mencapai sukses salur sebesar 98%, dan Rumah Sejahtera Terpadu (RST) yang sudah dibangun untuk 3.886 Keluarga Penerima Manfaat. (Dens-Tim).











