- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
- Dinas Pertanian Cianjur Perkuat Hilirisasi Produk Unggulan Daerah Bersama BRIN
- Pemerintah Cianjur Diperintahkan Hadir Lebih Dekat untuk Warga Terdampak Bencana
- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
Kasus Rudapaksa di Rumah Sakit, Gubernur Dedi: Bangun Kembali Kepercayaan Masyarakat

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Pinusnews.id -;Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan, kepercayaan publik terhadap dunia kedokteran dan institusi pendidikan tinggi perlu dibangun kembali usai terjadinya kasus rudapaksa yang dilakukan dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung.
“Ini bukan sekadar kasus kriminal, tapi juga soal kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan pelayanan dan pendidikan,” ucap Dedi usai menghadiri kegiatan silaturahmi Idulfitri 1446 H Keluarga Besar Paguyuban Pasundan di Graha Pasundan, Bandung, Sabtu (12/4/2025).
KDM –sapaan Dedi Mulyadi– menuturkan bahwa Pemda Provinsi Jabar mendukung penuh langkah-langkah hukum, yang sedang berjalan dan mendorong reformasi di bidang pendidikan kedokteran, untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Baca Lainnya :
- Tukang Kebun Meninggal Tersengat Listrik
- Polres Cianjur Ringkus Pengedar Obat Terlarang
- Razia ke Karaoke, Polres Cianjur Amankan Enam Orang Pemakai Narkoba
- Material Longsoran Dibersihkan, Jalur Naringgul Cianjur Bisa Dilintasi
- Polres Cianjur Razia Tempat Hiburan, Tamu dan Pemandu Lagu Kelabakan
Menurut Dedi, hukuman tegas harus diberikan kepada pelaku. Kemudian, perguruan tinggi dan rumah sakit terkait diminta segera memberikan sanksi kepada pihak, yang terlibat dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen calon dokter.
“Perguruan tinggi ataupun rumah sakit tidak boleh lambat dalam mengevaluasi kasus ini, untuk menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat, itu yang paling penting,” ucap Dedi. (PUN-dens).











