- BAZNAS Cianjur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Dukungan untuk Pendidikan Diniyah
- Hadi Sutrisno: Calendar of Event Kepariwisataan Kenalkan Cianjur Kota Santri
- Dari Sampah Menjadi Peluang: DPMPTSP Cianjur Dorong Ekonomi Sirkular
- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
Hadi Sutrisno: Calendar of Event Kepariwisataan Kenalkan Cianjur Kota Santri

Keterangan Gambar : Hadi Sutrisno dan Peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026 di Cianjur.
Pinusnews.id - Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober dapat menjadi agenda unggulan dalam Calendar of Event Kepariwisataan Cianjur. Momentum ini bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan Cianjur sebagai Kota Santri yang kaya akan tradisi pesantren, nilai keislaman, dan kehangatan masyarakat. Dengan kemasan wisata yang menarik, peringatan ini dapat menghadirkan pengalaman budaya sekaligus memperkuat citra Cianjur di mata wisatawan.
Terkait hal itu, Tenaga Ahli Bupati Cianjur Bidang Pariwisata dijabat oleh Hadi Sutrisno, SE, MM, CHA, mengatakan bahwa Cianjur memang telah lama dikenal sebagai Tatar Santri. Julukan ini lahir dari kuatnya tradisi keagamaan, melimpahnya pondok pesantren, serta peran ulama dan santri dalam kehidupan masyarakat.
"Jumlah santri di Cianjur bahkan diperkirakan mencapai sekitar satu juta orang, menjadikan pesantren sebagai salah satu kekuatan sosial, budaya, dan ekonomi daerah," ujar Hadi Sutrisno di Cianjur, belum lama ini.
Baca Lainnya :
- PMI Harus Jadi Garda Terdepan Melawan Covid-19 di Cianjur
- Razia Knalpot Bising, Pengendara Motor Adu Mulut dengan Polisi
- Bupati Cianjur Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19Â
- Posbakum Pengadilan Negeri Cianjur, Banyak Tangani Kasus PidanaÂ
- Waspadai, 7 Kecamatan di Cianjur Tren Covid-19 MeningkatÂ
Selain itu, Hadi Sitrisno juga menjelaskan, sebagai kegiatan pariwisataan, Hari Santri Nasional dapat dirancang dalam bentuk pawai atau karnaval santri, pameran produk pesantren, bazar kuliner khas, pentas seni Islami, hingga tur wisata religi ke pesantren bersejarah.
"Kegiatan seperti ini telah terbukti mampu memeriahkan Cianjur, ketika ribuan santri dari berbagai pesantren dan sekolah ikut serta dalam upacara, pawai, serta lomba keagamaan seperti MTQ, tahfiz, pidato dakwah, dan hadroh," ungkap Hadi Sutrisno.
Pada bagian lai Hadi Sutrisno menyoroti sisi lain dari Hari Santri Nasional, agenda ini dapat menjadi pintu masuk wisata religi yang memberdayakan ekonomi lokal. Wisatawan yang datang dapat menikmati kuliner khas Cianjur, membeli produk usaha santri, mengunjungi sentra kerajinan, serta mengenal kehidupan pesantren secara lebih dekat.
"Dengan demikian, Hari Santri Nasional tidak hanya menghidupkan semangat keagamaan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif," tandas Hadi Sutrisno.
Bahkan, Hadi Sutrisno menilai bahwa melalui penyelenggaraan yang tertata, ramah, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat, Hari Santri Nasional dapat mengukuhkan Cianjur sebagai destinasi wisata religi dan budaya yang khas.
"Agenda ini sekaligus menyampaikan pesan bahwa Cianjur bukan hanya kaya alam dan kuliner, tetapi juga kaya nilai keteladanan, ilmu, toleransi, dan semangat kebangsaan yang diwariskan para santri," jelas Hadi Sutrisno dengan penuh keyakin. (dens).










