- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Gubernur Jabar Targetkan bank bjb Raih Laba Rp2,2 Triliun

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong bank bjb untuk memperoleh laba senilai Rp2,2 triliun tahun ini.
"Sudah tidak bisa ditawar lagi, angka keuntungan harus mencapai Rp2,2 triliun, jika ingin menjadi dirut," tegasnya ditujukan kepada Plt Dirut bank bjb Ayi Subarna saat
acara Business Review Semester II tahun 2025 & Executive Workshop Tahun 2026, di Bale Agung Gedung Negara Pakuan, Jumat (23/1/2026).
Baca Lainnya :
- Komisi D DPRD Cianjur Pertanyakan Rencana Pembangunan BLK TKI
- Penemuan Mayat Pria Gegerkan Warga Ciranjang.
- Cianjur Dapat Penghargaan Harmony Award 2020 dari Kementrian Agama RI.
- Pelaku UMKM PT. Bukit Naga Mas, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cianjur
- Oknum Berinisial S, Pegawai Satpol PP Cianjur Diduga Lakukan Penipuan
Perolehan laba sebesar itu bertujuan agar bank bjb dapat memberikan deviden kepada Pemda Provinsi Jawa Barat hingga Rp400 miliar.
Hal yang sama juga ditegaskan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat Darwisman. Menurutnya, apabila ditarget untuk memberi deviden Rp400 miliar, tahun ini bank bjb harus mampu meraup laba bersih diatas Rp2,2 triliun.
Jika melihat kinerja beberapa tahun kebelakang, deviden sebesar Rp400 miliar yang diinginkan gubernur seharusnya dapat dicapai.
"Pada 2023, laba bank bjb sudah mencapai Rp1,8 triliun, namun kembali turun. Artinya ada peluang besar untuk mencapai target dari Pak Gubernur," ujarnya dalam acara bertema "Ngahiji Dina Tujuan, Tangkas Dina Pelaksanaan" tersebut.
Ia menyarankan bank bjb untuk melakukan efesiensi lebih tajam, bekerja keras dalam penetrasi kredit dan mengawasinya agar tidak terjadi kecurangan dalam kinerja ke depan. Jika kredit dapat tumbuh hingga 12 persen dan mampu melalukan efesiensi hingga Rp1,4 triliun, maka laba bank bjb diprediksi dapat mencapai Rp2,58 triliun.
Plt Dirut bank bjb Ayi Subarna menyebutkan hingga 31 Desember 2025, bank bjb meraih laba bersih senilai Rp1,09 triliun dengan aset perusahaan mencapai Rp181 triliun.
"Bjb terus berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat dan program daerah dengan tentunya memegang prinsip kehati-hatian," ujarnya.
Ia juga berterimakasih kepada gubernur yang terus mempromosikan bank bjb bahkan hingga keluar wilayah Jawa Barat. Bjb terus mengembangkan sayapnya di antaranya hingga ke Bali, Padang, Medan dan Aceh.
Pesan untuk bank bjb
KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, menyampaikan pesan-pesannya kepada jajaran direksi, komisaris dan pejabat bank bjb dalam acara tersebut.
Ia menegaskan seluruh jajaran direksi dan komisaris bank bjb harus memiliki naluri tajam dalam bisnis perbankan. Tidak mudah terpengaruh oleh tekanan pihak luar ketika akan memberikan kredit.
Ia menyebutkan investasi Jawa Barat pada 2025 mencapai Rp298,6 triliun. Jika sebagian investor mendapatkan pendanaan dari bank bjb, maka akan memberikan dampak besar bagi kinerja perusahaan.
Kemudian, proyek infrastruktur Jabar pada 2026 yang akan mencapai lebih dari Rp7 triliun juga harus mampu ditangkap peluangnya oleh bank bjb.
"Harus mengasah naluri itu, jadi tahu mana peminjam jujur dan yang tidak. Mana kala lembaga perbankan netral dan beritegritas, maka akan semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat," tambahnya.
Perusahaan yang berinvestasi di Jawa Barat juga dapat ditawari untuk menjadi nasabah bank bjb. Pembayaran upah pegawai perusahaan dapat melalui bank bjb.
"Ada pengusaha dari China ingin membuka pabrik di Jabar, saya tawarkan 3.000 pekerja terampil, nanti mereka harus menabung di bjb. Tetapi bjb juga harus memiliki devisi IT yang bagus, jangan sampai transaksi elektronik 'lemot', ATM 'lemot'," tegasnya.
Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menutup acara dengan memberikan masukan dengan tema "Leading Transformation Into Sustainable Enterprise for Bank BJB" kepada jajaran direksi, komisaris dan pimpinan bank bjb lainnya. (tim dens).











