- Bapenda Cianjur dan Strategi Pepeling: Permudah Pembayaran, Genjot Pendapatan
- DPMPTSP Cianjur Siapkan Strategi RUPM untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
- Pemerintah Larang Operator Hilangkan Sisa Kuota Internet Pelanggan
- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Turki dan Suriah
Penulis: Muhammad Mamur (Magang)

Keterangan Gambar : Proses Evakuasi Korban Gempa Turki-Suriah dari Reruntuhan Bangunan (Sumber Foto : IHA Agency)
pinusnews.id Bandung- Bencana alam kembali terjadi di awal bulan Februari 2023, peristiwa gempa bumi berkekuatan 7.8 Magnitudo dengan kedalaman 17,9 km meluluh lantakan negara Turki dan sebagian wilayah Suriah. Gempa terjadi pada Senin (6/02/2023) pukul 04.17 dini hari.
Akibat dari peristiwa gempa bumi ini tercatat korban jiwa sebanyak 2.308 orang, dan ribuan lainya luka-luka. Dipercaya korban masih akan terus bertambah, karena masih banyaknya orang yang hilang diakibatkan tertimbun oleh reruntuhan bangunan.
#PrayForTurkey digemakan para pengguna media sosial Twitter di seluruh dunia. Sebagai salah satu bentuk dukungan dan belasungkawa atas apa yang terjadi di negara turki tersebut.
Baca Lainnya :
- Fasilitas Jadi Sorotan, Stadion JIS Bangunan Elit Transportasi Sulit
- Sangat Menyayat Hati, Diduga Mayat ODGJ Terpuruk di Selokan
- Sakit di Rantau Orang, Willy Agustiandi Tak Punya Uang Pulang ke Cianjur
- Penggalian Pasir PT. ABC Bawa Petaka, 2 Orang Tewas Tertimbun Longsoran Pasir
- Rp. 61.862.976.819 Total Dana Masuk untuk Korban Gempa Cianjur, Digunakan Apa Saja..
Tercatat gempa yang terjadi di Turki ini merupakan kejadian gempa terdasyat dalam jangka 100 tahun terakhir. Banyaknya korban diperparah karena sulitnya evakuasi, hal itu diakibatkan oleh mayoritas hunian masyarakat turki yang tinggal di apartemen atau rumah susun bertingkat.
Wakil Presiden Turki Fuat Oktay menyampaikan bahwa penderitaan warga turki bertambah, karena cuaca ekstrem yang sedang melanda Turki. Oleh karenanya bantuan dari negara tetangga sangat dibutuhkan secepatnya.
Pemerintah Turki menghimbau bahwa cuaca dingin dibawah 0 derajat celsius akan terus menyelimuti Turki dengan diiringi oleh turunya salju. Selain itu diharapkan warga agar tetap waspada akan adanya gempa susulan yang mungkin akan terjadi.











