- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
Direktur RSUD Sayang Cianjur Dampingi Bupati Herman Suherman Membesuk Korban Kecelakaan

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman dan Direktur RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy, saat membesuk korban kecelakaan di daerah Kabupaten Sukabumi.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Herman Suherman, didampingi Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy, membesuk para korban kecelakaan mini bus yang terguling di Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi, belum lama berselang.
Dalam kesempatan ini, Bupati beserta jajaran berbincang dengan para korban serta keluarga, yang tengah berada dalam pengawasan tim kesehatan dari RSUD Sayang Cianjur.
Bupati memastikan bahwa seluruh penanganan, pengobatan, hingga biaya rawat jalan akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Baca Lainnya :
- Atas Nama KPU Cianjur, PPS Desa Tanjungsari Lantik Anggota KPPS
- Ada Apa? LSM Gagak Unras Kemenag Cianjur
- Aktivis Migran Jabar Sambangi Rumah Pekerja Migran yang Dibuang Majikan dan Mengalami Lumpuh
- Ada Perusahaan Beroperasi, Tapi Tak Terdaftar di DLH
- Begini Nasib Pedagang Keliling Cemilan di Masa Pandemi Covid-19
Selanjutnya, Bupati menghimbau kepada seluruh pemilik kendaraan agar selalu memeriksakan kendaraannya dengan uji KIR di Dinas Perhubungan untuk memastikan kendaraan tersebut layak dan aman untuk dikendarai.
"Himbauan untuk pemilik kendaraan yang besar-besar kita setiap tahun harus ada KIR dan itu kita (Pemerintah) gratiskan. Dengan begitu setiap kendaraan dipastikan layak dan aman untuk digunakan," ungkap Bupati Cianjur.
Diberitakan sebelumnya, sebuah minibus terguling di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi yang membawa 12 penumpang terdiri dari Dekan dan staf dari Kampus Universitas Suryakencana (UNSUR) Cianjur.
Dari total 13 korban (termasuk pengemudi), 4 diantaranya mengalami luka ringan, 8 orang mengalami luka sedang dan 1 orang mengalami luka berat. (dens).











