- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Dinkes Cianjur Terjunkan Tim PSC 119 Jaga Keselamatan Pendemo Geothermal Gede Pangrango

Keterangan Gambar : Dukungan Tim Kesehatan PSC dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, pada aksi unjuk rasa proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango, di Pendopo Cianjur, Rabu 10 Desember 2025.
Pinusnews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjaga kesehatan masyarakat melalui dukungan tim kesehatan pada Aksi Unjuk Rasa Aliansi Masyarakat. Aksi ini menolak proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango dan berlangsung menuju Kantor Pemda Kabupaten Cianjur pada Rabu, 10 Desember 2025.
Kinerja cepat dan profesional dinkes Cianjur ini menjadi sorotan utama.Tim Kesehatan PSC 119 dari Dinas Kesehatan Cianjur diterjunkan secara sigap untuk memastikan kesiapsiagaan layanan kegawatdaruratan medis. Mereka hadir sejak awal demonstrasi, siap memberikan pertolongan pertama jika diperlukan. Respons kilat ini mencegah potensi cedera serius di tengah kerumunan ribuan peserta.
Koordinasi tim PSC 119 dengan unsur keamanan dan instansi terkait berjalan mulus, menjaga kelancaran acara sekaligus keselamatan semua pihak. Dinas Kesehatan Cianjur memimpin upaya ini dengan strategi terintegrasi, memastikan setiap peserta demonstran merasa terlindungi. Ini mencerminkan profesionalisme tinggi yang telah menjadi ciri khas dinas.
Baca Lainnya :
- Dishub Cianjur Pasang CCTV di 8 Titik, 24 Jam Pantau Lalu-Lintas
- Geger, di Sebuah Kosan seorang Pria Meninggal, yang Wanita Kritis
- Meski Dananya Minim, Berani Rombak Kantor, Hasilnya..Wow Keren!
- Duh Kasihan, Pohon Tumbang Hancurkan Rumah Milik IdaÂ
- Polres Cianjur Tangkap Tukang Obat Cabuli Anak
Di tengah demonstrasi yang masif, tim kesehatan Cianjur bersiaga untuk menangani beberapa kasus ringan seperti dehidrasi dan kelelahan akibat panas. Pertolongan pertama akan diberikan dengan cepat menggunakan peralatan medis lengkap, termasuk oksigen portabel dan obat-obatan darurat. Tidak ada korban jiwa atau luka berat berkat intervensi tepat waktu ini.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, I Made Setiawan, memuji dedikasi tim PSC 119 yang bekerja tanpa lelah selama berjam-jam. "Kami prioritaskan keselamatan warga Cianjur, apa pun situasinya," ujarnya.
Kinerja ini memperkuat citra Dinkes Cianjur sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat. Selain layanan darurat, tim juga melakukan edukasi kesehatan singkat kepada peserta unjuk rasa, seperti pentingnya hidrasi dan protokol jaga jarak.
Inisiatif proaktif ini menunjukkan Dinas Kesehatan Cianjur tidak hanya reaktif, tapi juga preventif dalam menghadapi kerumunan besar. Peserta aksi pun memberikan apresiasi atas pelayanan prima ini.
Kolaborasi lintas instansi menjadi kunci sukses operasi ini, dengan Dinas Kesehatan Cianjur sebagai koordinator utama lapangan. Mereka menyediakan ambulans stand-by dan jalur evakuasi darurat, siap mengevakuasi jika kondisi memburuk. Efisiensi ini meminimalkan risiko dan memastikan aksi berjalan damai.
Pasca-aksi, evaluasi internal dinkes Cianjur menegaskan bahwa penempatan tim PSC 119 telah menyelamatkan puluhan nyawa potensial. Data menunjukkan nol insiden medis mayor, bukti konkret kinerja prima Dinas Kesehatan Cianjur. Ini menjadi contoh bagi daerah lain dalam penanganan demonstrasi massal.
Ke depan, Dinas Kesehatan Cianjur berkomitmen terus meningkatkan kapasitas tim PSC 119 untuk situasi serupa. Prestasi pada 10 Desember 2025 ini memperkokoh peran dinas sebagai pilar utama keselamatan publik di Kabupaten Cianjur. Masyarakat bangga memiliki dinas yang responsif dan peduli seperti ini. (dens).











