- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
Dinkes Cianjur Pimpin Partisipasi Aktif Sensus Ekonomi Bidang Kesehatan 2026

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, I Made Setiawan.
Pinusnews.id - Kabupaten Cianjur bersiap menyambut sensus ekonomi nasional yang akan menyasar pelaku usaha bidang kesehatan, dengan periode pelaksanaan dari Mei hingga Juli 2026. Inisiatif ini menjadi momentum penting untuk memetakan potensi ekonomi lokal, khususnya di sektor kesehatan yang vital bagi masyarakat. Di tengah dinamika ekonomi pasca-pandemi, sensus semacam ini krusial untuk menyusun kebijakan yang tepat sasaran.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur menunjukkan sikap proaktif melalui langkah-langkah nyata yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, I Made Setiawan. Ia tidak hanya menyuarakan dukungan, tapi juga menggerakkan pelaku usaha untuk terlibat penuh. Pendekatan ini mencerminkan komitmen dinas dalam mendukung agenda nasional, sekaligus memperkuat ekosistem kesehatan di Cianjur yang kian berkembang.
“Mengimbau kepada seluruh pelaku usaha bidang kesehatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sensus ekonomi dengan cara menerima petugas sensus ekonomi 2026 serta menjawab pertanyaan dengan jujur,” tegas I Made Setiawan baru-baru ini di Cianjur.
Baca Lainnya :
- Soal Data KPM, Komisi D Siap Panggil TKSK dan Camat Warungkondang
- Kapolsek Sukaluyu : Pencarian Aji Korban Tenggelam Akan Terjunkan Tim SAR Bandung
- Belum Ditemukan, Aji Prasetyo Tenggelam di Leuwi Lengsir, Sukaluyu
- Politisi Partai Nasdem, Rela Sisihkan Gaji Untuk Jompo dan Anak Yatim
- Dodit Ardian Penjabat Sekda Cianjur Gantikan Cecep Alamsyah
Selain itu, Made Setiawan juga mengajak baik secara langsung maupun tidak langsung mengajak dengan rasa penuh tanggung jawab, untuk menjadikan Dinkes Cianjur sebagai motor penggerak utama.
Untuk meredam kekhawatiran, I Made Setiawan menegaskan bahwa sensus ekonomi sama sekali tidak berkaitan dengan pajak. Ia juga menjamin kerahasiaan data responden, sehingga pelaku usaha bisa tenang berpartisipasi.
“Kegiatan ini tidak ada kaitannya dengan pajak dan dijaga kerahasian datanya. Terimakasih partisipasinya, mencatat ekonomi Indonesia,” jelasnya.
Sikap proaktif Dinkes Cianjur tak hanya berhenti pada imbauan, tapi juga membangun kepercayaan melalui komunikasi langsung. Hal ini mendorong pelaku usaha kesehatan—mulai dari klinik, apotek, hingga rumah sakit—untuk berkontribusi aktif. Partisipasi massal akan menghasilkan data akurat yang berguna bagi perencanaan pembangunan sektor kesehatan di tingkat kabupaten hingga nasional.
Inisiatif Dinkes Cianjur menjadi contoh inspiratif bagaimana pemerintah daerah bisa memimpin partisipasi masyarakat dalam sensus ekonomi. Dengan data yang komprehensif, Cianjur berpotensi mempercepat pertumbuhan usaha kesehatan, sekaligus berkontribusi pada peta ekonomi Indonesia yang lebih kuat. (dens).











