Dinkes Cianjur, Perlawanan Super Flu H3N2 dengan Strategi PHBS yang Terbukti Efektif

08 Jan 2026, 13:40:11 WIB Kesehatan
Dinkes Cianjur, Perlawanan Super Flu H3N2 dengan Strategi PHBS yang Terbukti Efektif

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, I Made Setiawan.


Pinusnews.id - Dalam menghadapi ancaman varian baru virus influenza A (H3N2) subclade K, yang sering disebut super flu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur menunjukkan kinerja luar biasa melalui pendekatan preventif yang sederhana namun ampuh: pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Kepala Dinkes Cianjur, I Made Setiawan, dengan tegas menyatakan bahwa virus ini pada dasarnya dapat dilawan oleh daya tahan tubuh yang kuat, tanpa memerlukan kepanikan massal. Pendekatan ini mencerminkan komitmen Dinkes dalam memprioritaskan edukasi masyarakat, bukan hanya reaksi darurat.

I Made Setiawan, sebagai pemimpin yang visioner, menekankan bahwa PHBS adalah fondasi utama pertahanan. "Kalau varian baru itu, konsep virus sebenarnya bisa diatasi dengan daya tahan tubuh yang baik. Tentu yang utama adalah perilaku hidup bersih dan sehat," ungkapnya dalam wawancara dengan media.

Baca Lainnya :

Ia juga mengingatkan pentingnya kebiasaan sederhana seperti memakai masker bagi yang sedang sakit, yang kini menjadi bagian dari kampanye berkelanjutan Dinkes. Kinerja ini terlihat dari upaya Dinkes yang konsisten mempromosikan PHBS sejak lama, sehingga masyarakat Cianjur sudah terlatih menghadapi ancaman serupa.

Lebih lanjut, Dinkes Cianjur di bawah kepemimpinan I Made Setiawan tidak hanya berhenti pada himbauan umum, tapi memberikan panduan konkret untuk meningkatkan imunitas. Pola makan bergizi menjadi prioritas pertama, diikuti aktivitas fisik rutin seperti berolahraga, istirahat cukup, dan pengelolaan stres.

"Lalu aktivitas fisik dengan berolahraga, istirahat yang cukup, serta menghindari stres. Itu kuncinya," tegasnya. 

Strategi holistik ini menunjukkan profesionalisme Dinkes Cianjur dalam mengintegrasikan kesehatan fisik dan mental, sambil mendorong masyarakat segera mencari layanan kesehatan jika diperlukan. 

Hingga kini, belum ada konfirmasi spesifik varian super flu di Cianjur melalui pemeriksaan langsung, meski gejala mirip terdeteksi—bukti ketangkasan Dinkes dalam pemantauan dini.

Bahkan, Dinkes Cianjur patut diapresiasi karena mampu menjaga ketenangan publik di tengah isu global. Selanjutnya, I Made Setiawan menutup imbauannya dengan pesan inspiratif: "Mari kita terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga pola makan, rajin berolahraga, istirahat yang cukup, dan tidak stres."

Melalui ini, Dinkes tidak hanya melindungi warga dari super flu, tapi juga membangun ketahanan jangka panjang. Keberhasilan ini menjadi contoh bagi daerah lain, membuktikan bahwa pencegahan berbasis komunitas lebih efektif daripada pengobatan reaktif. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment