- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Dinkes Cianjur Antisipasi Terhadap Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr Yusman Faisal beserta istri, saat menghadiri sebuah acara di Cilaku.
Pinusnews.id - Mengantisipasi tren peningkatan kasus COVID-19 di sejumlah negara Asia seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur akan segera mengeluarkan surat pemberitahuan resmi ke seluruh rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Nomor SR.03.01/C/1422/2025, yang meminta pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan tenaga medis untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi lonjakan kasus, terutama yang disebabkan oleh subvarian Omicron EG.5.
Kepala Dinkes Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima surat edaran tersebut, dan akan segera menyusun pemberitahuan lanjutan, untuk fasilitas kesehatan di wilayah Cianjur.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Nilai Profesional, PWI Cianjur Gelar UKW 2020,Â
- Kerugian Rp10 Juta, Warung di Sidangbarang Cianjur Diamuk Api
- Laka Tunggal, Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Jurang di Naringgul
- Gegerkan Warga, Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cikondang Cibeber Cianjur
- BPBD Cianjur : Tebing Pasir atau Hutan Rawan Longsor di Cianjur, Sudah Terakomodir 2021
“Surat dari Kemenkes memang ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Direktur Rumah Sakit, Kepala Puskesmas, serta petugas kesehatan di pintu masuk negara. Untuk di Kabupaten Cianjur, kami akan menindaklanjuti dengan surat pemberitahuan ke seluruh faskes,” tutur dr. Yusman Faisal, di Cianjur kepada wartawan, belum lama berselang.
Selain itu, dr Yusman Faisal juga juga mengimbau masyarakat agar tidak panik, melainkan tetap menjaga perilaku hidup bersih, dan sehat sebagaimana yang ditegaskan dalam surat edaran.
“Protokolnya masih sama seperti sebelumnya, yang penting adalah menerapkan pola hidup sehat. Itu juga tertuang dalam surat edaran dari Kemenkes,” dr Yusman Faisal menandaskan.
Selanjutnya dr Yusman Faisal menambahkan, meski ada kasus COVID-19 yang kembali terdeteksi melalui pemeriksaan atau skrining, gejala yang muncul umumnya bersifat ringan, mirip flu biasa.
“Gejalanya ringan, tapi kita tetap harus waspada. Jaga kesehatan dan biasakan perilaku hidup sehat agar terhindar dari virus dan penyakit,” tegas dr Yusman Faisal. (dens).











