- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
Dinkes Cianjur Antisipasi Terhadap Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr Yusman Faisal beserta istri, saat menghadiri sebuah acara di Cilaku.
Pinusnews.id - Mengantisipasi tren peningkatan kasus COVID-19 di sejumlah negara Asia seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur akan segera mengeluarkan surat pemberitahuan resmi ke seluruh rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Nomor SR.03.01/C/1422/2025, yang meminta pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan tenaga medis untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi lonjakan kasus, terutama yang disebabkan oleh subvarian Omicron EG.5.
Kepala Dinkes Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima surat edaran tersebut, dan akan segera menyusun pemberitahuan lanjutan, untuk fasilitas kesehatan di wilayah Cianjur.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Nilai Profesional, PWI Cianjur Gelar UKW 2020,Â
- Kerugian Rp10 Juta, Warung di Sidangbarang Cianjur Diamuk Api
- Laka Tunggal, Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Jurang di Naringgul
- Gegerkan Warga, Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cikondang Cibeber Cianjur
- BPBD Cianjur : Tebing Pasir atau Hutan Rawan Longsor di Cianjur, Sudah Terakomodir 2021
“Surat dari Kemenkes memang ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Direktur Rumah Sakit, Kepala Puskesmas, serta petugas kesehatan di pintu masuk negara. Untuk di Kabupaten Cianjur, kami akan menindaklanjuti dengan surat pemberitahuan ke seluruh faskes,” tutur dr. Yusman Faisal, di Cianjur kepada wartawan, belum lama berselang.
Selain itu, dr Yusman Faisal juga juga mengimbau masyarakat agar tidak panik, melainkan tetap menjaga perilaku hidup bersih, dan sehat sebagaimana yang ditegaskan dalam surat edaran.
“Protokolnya masih sama seperti sebelumnya, yang penting adalah menerapkan pola hidup sehat. Itu juga tertuang dalam surat edaran dari Kemenkes,” dr Yusman Faisal menandaskan.
Selanjutnya dr Yusman Faisal menambahkan, meski ada kasus COVID-19 yang kembali terdeteksi melalui pemeriksaan atau skrining, gejala yang muncul umumnya bersifat ringan, mirip flu biasa.
“Gejalanya ringan, tapi kita tetap harus waspada. Jaga kesehatan dan biasakan perilaku hidup sehat agar terhindar dari virus dan penyakit,” tegas dr Yusman Faisal. (dens).











