- Rekrutmen Planet Ban di Cianjur Dijadwalkan Ulang, Simak Jadwal Terbarunya
- Pelayanan Dekat, Aspirasi Terdengar: Bupati Cianjur Hadir di Rembug Warga Desa Cidadap
- Disnakertrans Cianjur Buka 14 Pelatihan Gratis untuk Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
- BAZNAS Bangun Rumah Layak Huni untuk Lim dan Solihin, Tempat Pulang yang Lebih Nyaman
- Hiring Day Cianjur Buka Peluang Kerja, Disnakertrans Perkuat Penempatan Pencari Kerja
- Ketua PSI Cianjur Minta Membaca Putusan MK dengan Utuh, Menjaga Politik Tetap Jernih
- DTPHP Cianjur Kawal Penyaluran Pupuk Subsidi, Serapan NPK Tembus 61 Persen
- Kabid SD Disdikpora Cianjur Pimpin Tim Verifikasi Perpanjangan Izin An Nashir Primary School
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Peran Keluarga: Pendampingan Menyeluruh untuk Korban TPPO
- BAZNAS Cianjur Salurkan Bantuan dalam Acara Rembug Warga di Sukanagara
Di Tahun Hijriah Warga Lokal Pantai Apra Tangkap Impun

Keterangan Gambar : Deburan ombak Pantai Apra tidak menghalangi masyarakat untuk menangkap impun.
Pinusnews.id - Puluhan masyarakat memadati Pantai Apra Desa Saganten, Sindangbarang, Cianjur Selatan. Mereka berburu ikan Impun atau larva ikan yang merupakan sumberdaya hayati.
Dari pagi hingga siang, warga dari anak-anak hingga orang tua, berbondong-bondong membawa alat tangkap ikan yang disebut sirib.
Salah seorang warga, Hendra (39) mengatakan, hampir semua masyarakat berburu impun. Masyarakat menangkap impun di pertengahan bulan atau menjelang akhir bulan di tahun Hijriah.
Baca Lainnya :
- Meski Libur Lebaran, DLH Cianjur Siagakan Petugas Antisipasi Penumpukan Sampah
- Pemda Cianjur Berikan Mudik Gratis untuk Warga Masyarakat
- Hiswana Migas Cianjur, Harga Jual Gas 3Kg Harus Wajar Jika Ada Pangkalan Nakal Laporkan
- 343.000 Hektare Sawah Jabar Siap Diairi dengan Pompanisasi
- Bupati Cianjur Serahkan Stimulan Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah dan Taman Pendidikan Al-Quran
"Ikan Impun tidak setiap hari ada di bibir pantai. Adanya dipertengahan bulan," kata dia saat ditemui di lokasi, Sabtu (6/9/2024).
Dia mengatakan, dirinya berburu Impun (menangkap impun) untuk konsumsi keluarga. Kalau dapat banyak, sisanya dijual untuk menambah biaya perekonomian.
"Alhamdulillah, dapat banyak. Sebagian dipakai untuk hari-hari dan sebagiannya lagi dijual," ungkapnya. (tim).











