- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Di Tahun Hijriah Warga Lokal Pantai Apra Tangkap Impun

Keterangan Gambar : Deburan ombak Pantai Apra tidak menghalangi masyarakat untuk menangkap impun.
Pinusnews.id - Puluhan masyarakat memadati Pantai Apra Desa Saganten, Sindangbarang, Cianjur Selatan. Mereka berburu ikan Impun atau larva ikan yang merupakan sumberdaya hayati.
Dari pagi hingga siang, warga dari anak-anak hingga orang tua, berbondong-bondong membawa alat tangkap ikan yang disebut sirib.
Salah seorang warga, Hendra (39) mengatakan, hampir semua masyarakat berburu impun. Masyarakat menangkap impun di pertengahan bulan atau menjelang akhir bulan di tahun Hijriah.
Baca Lainnya :
- Meski Libur Lebaran, DLH Cianjur Siagakan Petugas Antisipasi Penumpukan Sampah
- Pemda Cianjur Berikan Mudik Gratis untuk Warga Masyarakat
- Hiswana Migas Cianjur, Harga Jual Gas 3Kg Harus Wajar Jika Ada Pangkalan Nakal Laporkan
- 343.000 Hektare Sawah Jabar Siap Diairi dengan Pompanisasi
- Bupati Cianjur Serahkan Stimulan Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah dan Taman Pendidikan Al-Quran
"Ikan Impun tidak setiap hari ada di bibir pantai. Adanya dipertengahan bulan," kata dia saat ditemui di lokasi, Sabtu (6/9/2024).
Dia mengatakan, dirinya berburu Impun (menangkap impun) untuk konsumsi keluarga. Kalau dapat banyak, sisanya dijual untuk menambah biaya perekonomian.
"Alhamdulillah, dapat banyak. Sebagian dipakai untuk hari-hari dan sebagiannya lagi dijual," ungkapnya. (tim).











