- Bapenda Cianjur dan Strategi Pepeling: Permudah Pembayaran, Genjot Pendapatan
- DPMPTSP Cianjur Siapkan Strategi RUPM untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
- Pemerintah Larang Operator Hilangkan Sisa Kuota Internet Pelanggan
- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
Dedi Mulyadi Luncurkan Aplikasi Real Time Monitoring Village Management Funding Desa/Jaga Desa
Oleh : dens

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Pinusnews.id - Para Kepala Daerah se-Jawa Barat dan pihak pijabat terkait, menghadiri acara Peluncuran Aplikasi Real Time Monitoring Village Management Funding Desa/Jaga Desa dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan, Desa Sukasari-Kabupaten Subang. Selasa, 29 Juli 2025.
Sebelum melaksanakan peluncuran aplikasi, acara diawali dengan Penandatanganan Naskah Kerjasama dan Komitmen Bersama oleh seluruh Kepala Daerah se-Jawa Barat.
“Pengawasan terhadap dana desa dan kelurahan harus dilakukan secara dini, agar anggarannya tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," tutur Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Baca Lainnya :
- PLN ULP Tanggeung: Hindari Cuaca Ekstrem dan Jauhi Jaringan Listrik
- Pom Mini Hangus Terbakar dan Meledak di Sukaluyu
- Manajemen Qoha Ajak Patuhi Prokes 3M dan Konsumsi Air Minum Sehat
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
- Paslon Toha-Ade (Hade) : Selamat, Hasil Quick Count Versi Cyrus Network BHS-M Unggul
Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap dana desa dan peluncuran aplikasi ini, merupakan wujud dan langkah konkret Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dalam melakukan pengawasan tersebut.
Gubernur juga menegaskan bahwa setiap kepala desa harus memiliki pengetahuan dalam hal mengelola keuangan yang baik. Maka dari itu, Gubernur juga menegaskan perlunya dilaksanakan penguatan kapasitas SDM dengan berbasis digital.











