- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
- 1.546 Rumah Layak Huni, Harapan Baru Warga Cianjur
- Rekrutmen Planet Ban di Cianjur Dijadwalkan Ulang, Simak Jadwal Terbarunya
- Pelayanan Dekat, Aspirasi Terdengar: Bupati Cianjur Hadir di Rembug Warga Desa Cidadap
- Disnakertrans Cianjur Buka 14 Pelatihan Gratis untuk Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
- BAZNAS Bangun Rumah Layak Huni untuk Lim dan Solihin, Tempat Pulang yang Lebih Nyaman
- Hiring Day Cianjur Buka Peluang Kerja, Disnakertrans Perkuat Penempatan Pencari Kerja
- Ketua PSI Cianjur Minta Membaca Putusan MK dengan Utuh, Menjaga Politik Tetap Jernih
- DTPHP Cianjur Kawal Penyaluran Pupuk Subsidi, Serapan NPK Tembus 61 Persen
Bupati Cianjur Instruksikan Penambahan Jam Pelajaran Agama Islam di Sekolah
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur H. Herman Suherman didampingi Kadisdikpora Ruhli solehudin dalam gelaran sosialisasi Pra Perbup penambahan jam pelajaran Agama Islam kepada para Komite Sekolah se-Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id- Bupati Cianjur, Herman Suherman menginstruksikan kepada para pihak yang terkait, untuk merumuskan Peraturan Bupati (Perbub) tentang penambahan jam pelajaran Agama Islam di sekolah se-Cianjur.
Instruksi Bupati tersebut mulai disosialisasikan dengan menggelar acara Pra Perbup Penambahan Jam Agama Islam kepada Perwakilan Komite Sekolah se Cianjur, yang berlangsung di Gedung PGRI Cilaku, Cianjur, belum lama ini.
Menurut Bupati Herman Suherman, penambahan jam pelajaran Agama Islam di seluruh sekolah se-Cianjur, tujuannya untuk menanggulangi kenakalan pelajar, bullying/perundungan, dan penyebaran LGBT di lingkungan sekolah.
Baca Lainnya :
- Natal dan Tahun Baru, Operasi Lilin di Jawa Barat Gelar Sudah Dimulai
- Rebranding Minyak Kayu Putih: Langkah Menteri Sosial untuk Tingkatkan Pendapatan Penerima Bantuan So
- Menteri Kesehatan Lantik 8 Pejabat Tinggi Pratama
- Presiden Jokowi Songsong Ekonomi Nasional 2024 dengan Optimisme
- Bey Machmudin: Cadangan Pangan Akhir Tahun Aman
"Beberapa bulan lalu Saya telah menginstruksikan jajaran terkait merumuskan Peraturan Bupati tentang penambahan jam pelajaran agama Islam," tutur Bupati Cianjur.
Maka, dalam upaya merealisasikannya pihak Disdikpora Cianjur menyelenggarakan sosialisasi yang dihadiri 160 orang perwakilan Komite Sekolah dari 32 kecamatan se Cianjur, di Gedung PGRI Cilaku, Cianjur.
"Menempa pendidikan pelajar bukan hanya di sekolah. Harus ada kerjasama dengan orang tua. Beberapa waktu lalu Saya gulirkan Gurujug yakni guru ngajugjug orang tua murid, untuk melaporkan perkembangan anak didiknya, agar terjalin kerjasama," imbuh Herman.
Herman juga mengungkapkan, dari dulu di Cianjur sudah ada kerjasama orang tua dengan wali kelas yang terjalin sangat baik. Termasuk pendidikan agama ditingkatkan selain di sekolah umun juga di sekolah-sekolah agama.
Selain itu, bupati Cianjur menegaskan kepada para Komite Sekolah Perwakilan Kecamatan di wilayah Cianjur, agar peka terhadap lingkungan di sekolah maupun di luar sekolah, dan harus bersikap keras menentang penyebaran LGBT di Cianjur sebagai Kota Tatar Santri. (Dens).











