- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Bupati Cianjur Bersama DPC Gerindra Tanam 1.300 Pohon di Desa Sukarame, Sukanagara

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian bersama Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Cianjur, Ganjar Ramadhan, dalam kegiatan penanaman 1.300 pohon di Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara, Cianjur Selatan, Kamis 15 Januari 2026.
Pinusnews.id - Tepatnya pada Kamis, 15 Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Cianjur berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Cianjur, Ganjar Ramadhan, dalam kegiatan penanaman pohon di kawasan Agrotarunatani, Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara, Cianjur Selatan.
Inisiatif ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret untuk penghijauan lahan terbengkalai. Kegiatan tersebut bertujuan mencegah bencana alam seperti banjir dan longsor yang sering mengancam wilayah pegunungan Cianjur, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan partai politik ini menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, menekankan bahwa penanaman pohon dapat meningkatkan produktivitas lahan yang selama ini belum tergarap optimal.
Baca Lainnya :
- Pelaku UMKM PT. Bukit Naga Mas, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cianjur
- Oknum Berinisial S, Pegawai Satpol PP Cianjur Diduga Lakukan Penipuan
- Personil Kodim 0608/Cianjur, Dukung Pelaksanaan Vaksin Covid-19
- Video Conference Koordinasi Daerah Soal Pembelajaran Tatap Muka
- Anggota Dewan Cianjur : Usut Tuntas Oknum Pemungut Dana Covid-19 di Desa Sukasari, Kadupandak
“Ya, hari ini kita kegiatan bersama Partai Gerindra menanam pohon dan alhamdulillah berjalan lancar. Mudah-mudahan ini bisa membawa manfaat untuk Kabupaten Cianjur, terutama untuk menghijaukan daerah yang mungkin selama ini terbengkalai dan tidak terurus lahannya,” ujarnya dengan penuh harap.
Dalam acara tersebut, sebanyak 1.300 bibit pohon ditanam dan dibagikan kepada masyarakat setempat. Jenis tanaman yang dipilih bersifat produktif, seperti kopi, alpukat, durian, dan berbagai varietas lainnya. Pohon-pohon ini tidak hanya akan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen segar, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga melalui hasil panen yang bisa dijual.
Untuk memastikan keberhasilan, pemerintah dan Gerindra juga menyediakan pupuk pendukung. “Bibit yang ditanam berjumlah 1.300, dan termasuk juga diberikan pupuk agar hasilnya maksimal," jelas Bupati Wahyu.
Langkah ini mencerminkan perencanaan matang, di mana nutrisi tanah menjadi kunci pertumbuhan optimal. “Ini juga bagian dari program Bapak Presiden terkait ketahanan pangan. Alhamdulillah Kabupaten Cianjur mendapat apresiasi sebagai peringkat kelima peningkatan hasil tani se-Indonesia,” tambahnya bangga.
Penanaman pohon begitu vital bagi kehidupan manusia karena berperan sebagai paru-paru bumi. Pohon mencegah erosi tanah, menjaga keseimbangan ekosistem, dan mengurangi dampak perubahan iklim global. Di Cianjur, yang rawan bencana hidrometeorologi, setiap bibit yang ditanam adalah benteng alami melawan longsor dan banjir, sekaligus sumber penghidupan berkelanjutan.
Kesadaran ini harus menyebar ke semua pihak: pemerintah, partai politik, masyarakat, dan swasta. Setiap individu bisa berkontribusi dengan menanam pohon di pekarangan atau lahan kosong. Kolaborasi seperti di Cianjur membuktikan bahwa aksi kolektif mampu mengubah lahan tandus menjadi produktif, sekaligus menjaga warisan alam untuk generasi mendatang.
Kegiatan ini menjadi inspirasi nasional, membuktikan bahwa sinergi politik dan pemerintahan dapat mewujudkan visi hijau. Dengan prestasi peringkat lima nasional di bidang tani, Cianjur siap memimpin ketahanan pangan. Mari ramaikan penanaman pohon sebagai tanggung jawab bersama demi kehidupan yang lestari. (dens).











