- Rekrutmen Planet Ban di Cianjur Dijadwalkan Ulang, Simak Jadwal Terbarunya
- Pelayanan Dekat, Aspirasi Terdengar: Bupati Cianjur Hadir di Rembug Warga Desa Cidadap
- Disnakertrans Cianjur Buka 14 Pelatihan Gratis untuk Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
- BAZNAS Bangun Rumah Layak Huni untuk Lim dan Solihin, Tempat Pulang yang Lebih Nyaman
- Hiring Day Cianjur Buka Peluang Kerja, Disnakertrans Perkuat Penempatan Pencari Kerja
- Ketua PSI Cianjur Minta Membaca Putusan MK dengan Utuh, Menjaga Politik Tetap Jernih
- DTPHP Cianjur Kawal Penyaluran Pupuk Subsidi, Serapan NPK Tembus 61 Persen
- Kabid SD Disdikpora Cianjur Pimpin Tim Verifikasi Perpanjangan Izin An Nashir Primary School
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Peran Keluarga: Pendampingan Menyeluruh untuk Korban TPPO
- BAZNAS Cianjur Salurkan Bantuan dalam Acara Rembug Warga di Sukanagara
Bey Machmudin Minta Masyarakat Waspada Antisipasi Bencana Alam

Keterangan Gambar : Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin saat berada di daerah yang terkena bencana alam.
Pinusnews.id - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meminta masyarakat untuk waspada mengantisipasi gempa bumi yang mengguncang sejumlah daerah di Jabar dalam beberapa hari terakhir.
Hal itu dikatakan Bey usai menghadiri rapat paripurna di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (4/1/2024).
Bey juga menuturkan, Pemda Provinsi Jabar dan BMKG sudah membuat peta mitigasi bencana. Ada beberapa wilayah di Jabar yang masuk zona merah atau rawan gempa.
Baca Lainnya :
- RSUP HAM Jadi Pilot Project Pengembangan Robotic Telesurgery di Indonesia Wilayah Barat
- Presiden Ajak Talenta Muda Indonesia Jadi Bagian dari Semangat Reformasi Birokrasi
- Kadis Perkim Dampingi Bupati Herman Tinjau Pembangunan SDN Ibu Jenab I Cianjur
- Seluruh Penumpang KA Selamat, Korban Cedera Dibawa Ke RS Terdekat
- Gelar Dev-X, Kemenag Fasilitasi Anak Muda Lebih Dekat dengan Religi
"Petanya sudah disusun. Ada yang merah (wilayahnya) kan segala macam. Artinya apa? Artinya kita yang tinggal di Jawa Barat ini harus waspada, tidak perlu panik tapi waspada, dan juga struktur bangunan harus menyesuaikan dengan kondisi," ucap Bey.
Selain itu, Bey pun mengingatkan Pemda Kota dan Kabupaten di Jabar untuk mengecek ulang konstruksi rumah dan gedung. Tujuannya agar struktur dan bangunan disesuaikan dengan kondisi mitigasi bencana.
"Kami dengan Pemkot dan Pemkab mengingatkan untuk mengecek ulang minimal seperti di Sumedang ini pembangunan yang rumah-rumah besar akan menyesuaikan dengan strukturnya," tuturnya.
Yang paling penting, kata Bey, masyarakat harus waspada, tetapi jangan panik. "Kita harus hidup dengan normal. Tetap waspada, tidak perlu panik," katanya. (Dens).











